Massa Pro & Kontra Ahok Bubar, Sampah Di Depan Kementan Menumpuk
Demo Ahok Demo Ahok dan Sampah Sampah Menumpuk![]() |
| Petugas Sampah Pasca Demo Ahok |
Sidang vonis terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok) telah usai digelar. Majelis hakim memutus Ahok bersalah dengan
hukuman dua tahun kurungan penjara. Suasana di luar persidangan
atau di Jalan RM Harsono depan Kementan pun sejak pagi ramai massa yang
pro maupun kontra terhadap Ahok. Pantauan merdeka.com, massa
sudah mulai membubarkan diri. Ada massa pro Ahok yang bergerak ke depan
Istana, ada juga yang menuju Rutan Cipinang, tempat Ahok ditahan.
Demikian juga pada massa kontra Ahok. Mereka mulai meninggalkan Jalan RM Harsono dengan tertib. Sementara, petugas kepolisian sudah mulai mengangkat dan memasukkan kawat berduri ke dalam mobil khusus. Mereka juga sudah mulai membuka rompi yang dikenakan.
Petugas kebersihan wilayah Pasar Minggu, terlihat mulai membersihkan sampah yang ditinggal massa. "Ini kita dari petugas kebersihan Pasar Minggu, banyak banget sampahnya," kata salah seorang petugas kebersihan di lokasi, Selasa (9/5). Padahal sebelumnya sempat salah satu orator dari massa pendukung Ahok meminta peserta aksi membersihkan sampah sebelum meninggalkan lokasi. "Sebelum kita menuju ke Cipinang, kita bersihkan dulu sampah-sampah yang ada," katanya. Sumber: Merdeka.com
Demikian juga pada massa kontra Ahok. Mereka mulai meninggalkan Jalan RM Harsono dengan tertib. Sementara, petugas kepolisian sudah mulai mengangkat dan memasukkan kawat berduri ke dalam mobil khusus. Mereka juga sudah mulai membuka rompi yang dikenakan.
Petugas kebersihan wilayah Pasar Minggu, terlihat mulai membersihkan sampah yang ditinggal massa. "Ini kita dari petugas kebersihan Pasar Minggu, banyak banget sampahnya," kata salah seorang petugas kebersihan di lokasi, Selasa (9/5). Padahal sebelumnya sempat salah satu orator dari massa pendukung Ahok meminta peserta aksi membersihkan sampah sebelum meninggalkan lokasi. "Sebelum kita menuju ke Cipinang, kita bersihkan dulu sampah-sampah yang ada," katanya. Sumber: Merdeka.com

