Tampilkan postingan dengan label science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label science. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Mei 2017

Persamaan Drake (Drake Equation)

Pada tahun 1961 seorang Radio Astronomer bernama Frank Drake membuat sebuah persamaan matematika untuk menghitung kemungkinan ada berapa banyak peradaban cerdas di alam semesta ini, persamaan ini memungkinkan para astronom untuk memperkirakan jumlah planet yang kemungkinan memiliki kehidupan dan peradaban, dengan mempertimbangkan faktor-faktor persamaan yang akan ditulis dibawah.
Penafsiran yang teliti mempergunakan persamaan Drake mulai diimplementasikan pada thaun 2001, yang mana mendasari pertimbangan ada berapa zona planet yang layak huni di galaksi kita (area/zona layak huni adalah zona dimana sebuah planet yang berada didekat bintang yang memiliki air dalam bentuk cair, suhu ideal dan kemungkinan bisa dilakukannya proses fotosintesis). Hasilnya menunjukkan secara statistik dari ratusan milyar bintang di galaksi bimasakti terdapat ratusan ribu planet yang layak untuk dapat menjadi zona hunian dan juga menunjukkan bahwa kemungkinan terdapat sebuah planet yang layak huni berjarak hanya ratusan tahun cahaya dari bumi.

Persamaan Drake adalah :

N = N* fp ne fl fi fc L

dimana :

N = Jumlah dari kemungkinan adanya peradaban di Galaksi.

N* = Melambangkan banyaknya jumlah bintang di Galaksi.

sebagai contoh galaksi bimasakti terdapat setidaknya 100 milyar bintang.

fp = Fraksi (persentase) jumlah bintang yang memiliki planet-planet disistemnya.

sebagai contoh perkiraan saat ini bintang yang memiliki sistem planet 20-50% di galaksi bimasakti.

ne = jumlah planet ditiap bintang yang kemungkinan layak dihuni

seperti pada sistem tata surya matahari kita hanya bumi yang layak huni, kemungkinan range antara 1-5 untuk galaksi bimasakti.

fl = fraksi planet-planet dimana kehidupan berevolusi

berapa persen dari plant-planet yang mampu untuk mendukung kehidupan benar-benar berevolusi (ini bisa dari 100 persen seperti di bumi hingga 0 persen)

fi = adalah fraksi dimana kemungkinan planet yang mendukung kehidupan terdapat mahluk cerdas hidup didalamnya.

Perkiraan berkisar dari 100% hinga 0 %

  fc = adalah fraksi dari (fi) yang dapat berkomunikasi

ini adalah perhitungan berapa persen mahluk cerdas yang memiliki sarana dan keinginan untuk berkomunikasi.

L = fraksi dari lama nya masa peradaban tersebut melepaskan sinyal terdeteksi ke luar angkasa.

Ini adalah hal tersulit dari persamaan tersebut, jika kita ambil bumi sebagai contohnya maka umur dari bumi dan matahari diperkirakan berusia 10 Milyard tahun, bumi setidaknya telah mengirimkan sinyal ke luar angkasa selama 100 tahun terakhir namun berapa lama peradaban kita akan bertahan? jika kita hancur dalam waktu dekat maka jawabannya adalah 1/100.000.000 namun jika peradaban ini masih akan survive hingga 10.000 tahun lagi maka persamaan itu dapat diisi 1/1.000.000 tahun.

Namun rasanya tidak fair jika kita tidak menyinggung sedikit tentang Fermy Paradox, Fermy paradox menyebutkan bahwa jika dari begitu banyaknya planet di galaksi bima sakti dan ada banyak kehidupan cerdas didalam nya namun mengapa begitu kurangnya bukti-bukti fisik mengenai kehidupan cerdas dari planet lain. Paradox tersebut terdapat dalam persamaan Drake yang membuktikan secara statistik bahwa terdapat ratusan milyar bintang dan tentu saja terdapat lebih banyak planet didalamnya namun bukti fisik menyatakan sebaliknya(tidak ada satupun bukti kongkrit adanya planet yang dihuni).Sulit untuk membantah argumen dari Paradox Fermi, kecuali ada bukti-bukti fisik yang mungkin baru kita dapatkan beberapa tahun kemudian atau mungkin ratusan tahun lagi atau tidak sama sekali?

 

     

Silvery Fish, Ikan Yang Memiliki Kemampuan Untuk Menghilang

Para peneliti yang mempelajari mahluk-mahluk kecil dan serangga terbang seringkali kagum atas kemampuan mahluk-mahluk tersebut yang mampu melakukan berbagai macam manuver yang berbeda dan bagaimana mereka mampu untuk menghindari bahaya dari serangan predator yang hendak memangsa mereka dan menjauhkan diri dari daerah-daerah yang membuat mereka akan terlihat oleh predator mereka.
Disini kita akan membahas tentang ikan berukuran kecil yang hanya memiliki ukuran panjang beberapa inchi, yang tanpa lelah bekerja siang dan malam. Spesies ini melanggar aturan hukum fisika untuk dapat menjaga mereka aman dari para predator dan diantara spesies-spesies ini adalah Silvery Fish seperti ikan Herring, Sarden dan ikan teri.
Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh seorang mahasiswa yang tengah mengejar gelar PH.D, Tom Jordan dan pembimbingnya Prof Julian Partridge dan Dr Nicholas Roberts di Universitas Bristol of Biological Sciences, ikan-ikan tersebut mampu untuk melanggar aturan hukum dasar fisika tentang refleksi cahaya yang menolong mereka untuk dapat menghilang agar dapat terhindar dari para predator mereka.
Refleksi dari polarisasi permukaan cahaya sebuah fenomena yang disaksikan oleh para nelayan atau para fotografer awalnya dikira kulit ikan yang memiliki beberapa lapisan yang mengatur refleksi dari kristal guanin yang akan sepenuhnya mempolarisasi cahaya ketika dipantulkan. Ketika cahaya dipolarisasi maka harus ada penurunan dalam reflektifitas cahaya.
Para peneliti dari Bristol tersebut menemukan bahwa tidak hanya satu namun dua tipe guanin kristal pada kulit ikan herring dan sarden, tiap tipe tersebut memiliki properti optik yang berbeda. Dengan menggabungkan kedua tipe tersebut kulit ikan tersebut tidak akan mempolarisasikan cahaya yang dipantulkan namun mempertahankan reflektifitas cahaya yang tinggi tersebut.
Sebagai hasil dari kemampuan ini, kulit ikan dari jenis Silvery Fish itu memegang kunci untuk mempelajari perangkat optik yang lebih baik dimasa depan.
Mekanisme yang berkembang dari ikan tersebut dapat mengatasi keterbasan desain manusia dan memberi ide untuk cara baru dalam produksi reflektor non polarisasi.
dikutip dari :http://www.nature.com/nphoton/journal/vaop/ncurrent/full/nphoton.2012.260.html

Dapatkah Parallel Universe Menjelaskan Fenomena Deja Vu?

Pastinya banyak orang yang merasakan fenomena Deja Vu, mungkin termasuk anda, itu adalah sebuah perasaan atau kesan bahwa anda pernah mengalami, menyaksikan atau memiliki pengalaman yang sama persis dengan sebuah peristiwa sebelumnya.

Makna dari Deja Vu berasal dari bahasa Prancis yang memiliki arti "Pernah Melihat". Ini adalah fenomena yang umum namun masih sangat sedikit untuk dapat dipahami. Sebagian besar dari kita saat berada ditempat yang baru namun kita merasa yakin bahwa kita pernah kesana atau berada disana sebelumnya, namun seringkali kita merasa kesulitan untuk memahami bagaimana hal tersebut mungkin terjadi padahal seingat kita tidak pernah kesana sebelumnya.

Untuk waktu lama, sensasi aneh ini seringkali dikaitkan dengan fenomena paranormal ataupun gangguan neurologis. Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mempelajari fenomena ini dan sejumlah teori tentang deja vu muncul yang menunjukkan bahwa itu bukanlah hanya sebuah kesalahan yang terjadi dalam sistem memori otak kita.

Psikolog menyebutkan bahwa deja vu mungkin terjadi ketika aspek-aspek tertentu dari sebuah situasi saat ini mirip dengan aspek-aspek tertentu dari situasi yang pernah terjadi sebelumnya. Jika banyak terjadi tumpang tindih antara unsur-unsur dari situasi yang lama dengan siatuasi yang baru maka kita akan mendapatkan perasaan kesamaan yang sangat kuat.

Penjelasan alternatif lainnya adalah berkaitan dengan ramalan, kenangan hidup masa lalu, Clairvoyance (kemampuan supranatural untuk melihat sebuah objek atau perbuatan seseorang dimasa lalu), atau hal mistis lainnya yang memenuhi kondisi tertentu dalam perjalanan hidup.

Apapun penjelasan yang ada sebelumnya mengenai deja vu, deja vu tetap saja merupakan fenomena yang universal dengan kondisi manusia dan dasar dari penyebab mengenai fenomena ini masihlah tetap merupakan misteri.

Kemungkinan lain yang menarik adalah rahasia tersembunyi hubungan antara deja vu dengan dunia paralel (Paralel Universal). Seperti banyak yang sudah mengetahui bahwa multiverse adalah teori dimana alam semesta yang kita ketahui bukanlah satu-satunya alam semesta namun alam semesta ada banyak dan sejajar satu sama lain. Alam semesta yang berbeda-beda ini dalam teori multiverse disebut sebagai paralel universe (alam semesta paralel).

Menurut Dr Michio Kaku, seorang pengajar Fisika di City University of New York: Fisika kuantum menyatakan bahwa ada kemungkinan bahwa deja vu mungkin disebabkan oleh kemampuan anda untuk menyelip diantara dua alam semesta yang berbeda.
Dr Kaku menyebut nama Prof Steve Weinberg seorang ahli teori fisika dan pemenang hadiah nobel sebagai pendukung gagasan dari Multiverse.
Weinberg menyebutkan bahwa ada jumlah yang tak terbatas dari dunia paralel bersamaan dengan dunia kita dalam ruangan yang sama.

"Ada ratusan gelombang radio berbeda yang disiarkan disekitar anda dari stasiun-stasiun yang jaraknya berbeda-beda, pada satu kejadian kantor, mobil anda atau ruang tamu anda penuh dengan gelombang radio namun jika anda menghidupkan radio anda hanya dapat mendengarkan satu frekwensi radio pada saat itu, frekwensi lainnya tidak satu phase satu sama lainnya"

Setiap stasiun radio memiliki frekwensi yang berbeda, energi yang berbeda akibatnya radio anda hanya dapat beralih ke salah satu siaran radio dalam satu waktu. Demikian juga dengan alam semesta kita, kita disetel ke frekwensi yang sesuai dengan realitas fisik kita.

Namun ada jumlah tak terbatas dari realita parelel yang bersamaan berjalan dengan kita di ruang yang sama namun kita tidak dapat mengatur untuk dapat pindah ke dunia paralel yang satu ke yang lainnya (masih belum bisa).
Sementara untuk radio dapat disetel untuk pindah ke frekwensi tertentu dan dengan demikian seperti sebuah stasiun radio tunggal alam semesta kita terdiri dari atom-atom yang berosilasi pada frekwensi yang unik yang tidak memberikan vibrasi pada alam semesta yang lain.

Alam semesta biasanya tidak "dalam fase /in phase", yang bergetar pada frekwensi yang sama, yang satu sama lain karena selisih yang disebabkan oleh waktu, namun disaat mereka "dalam fase" secara teoritis kita dapat "bergerak maju dan mundur" diantara alam-alam semesta itu.

Jadi meskipun masih "belum pasti" namun bisa jadi bahwa saat anda mengalami deja vu anda "bergetar bersama-sama" dengan dunia paralel anda lainnya seperti yang dikemukakan oleh Dr Michio Kaku.
Mungkin saja pengalaman deja vu kita adalah jendela bagi dunia paralel (paralel universe).

Dr Michio Kaku : Parallel worlds : A journey through creation, Higher dimension, and the future of cosmos

Bangsa Mesir Kuno Membangun Piramida dengan Teknik Levitasi?

Melampaui segala bayangan akan keraguan, dari banyak dan beragamnya prestasi dibidang arsitektur yang dibuat oleh ras manusia, sudah pasti Piramida Mesir pastilah masuk dalam daftar teratas dalam hal yang menakjubkan dan bangunan mengagumkan yang pernah dibuat.

Begitu banyak teori yang dikemukakan dalam pembuatan Piramida mulai dari pengangkutan bebatuan dari jarak yang jauh yang digelindingkan menggunakan kayu hingga teori dari penelitian terbaru yang menemukan bahwa bebatuan piramida adalah batu yang dibuat dari tanah liat yang dibakar. Dari banyak kontroversi dan perdebatan mengenai proses pembuatan piramida hingga teori pembangunan piramida berkat bantuan alien, namun teori konvensional tetaplah menunjukkan bahwa piramida dibangun dimasa dinasti tua hingga zaman dinasti menengah, kira-kira dari milenium ke-3 SM hingga kira-kira tahun 1650 SM.
Menurut pengetahuan konvensional bahwa alasan piramida dibangun adalah sebagai makam para firaun (namun hingga kini belum ada ditemukan mumi para firaun didalam piramid sebab banyak firaun mumi nya ditemukan pada kuil-kuil di Mesir).

Pada abad ke-7 M ada seorang bernama Abu al-Hasan Ali al-Mas'udi yang dikenal sebagai Herodotus dari Arab, yang mana sepanjang hidupnya ia telah membukukan serangkaian tulisan sebanyak 30 volume buku tentang sejarah dunia berdasarkan pengalaman pribadinya dalam melakukan penjelajahan dan perjalanan ke daerah-daerah yang jauh dan luas. Bisa dikatakan Al-Mas'udi adalah seorang pengelana yang terampil. Ia menempuh perjalanan ke berbagai belahan dunia mencatat peristiwa bersejarah dan hal-hal unik tentang segala sesuatu disetiap tempat yang ia kunjungi mulai dari Mesir, India, Afrika Timur, Suriah dan Armenia.
Selain itu Mas'udi adalah seorang pelaut cekatan yang melintasi mediterania, laut kaspia, laut merah, dan samudra hindia.Selama ia mengunjungi banyak tempat tersebut ia menuliskan banyak kisah, sejarah dan juga legenda dari para penduduk setempat yang ia kunjungi. Hasil jerih payah kerjanya dalam bentuk 30 volume buku itu secara kolektif telah diterjemahkan dalam bahasa inggris dengan judul "The Meadows of Gold and mines of Gems"
Dari semua banyak pengembaraan dan data yang ia kumpulkan ada satu bagian yang menarik dan mungkin dapat memberikan pencerahan mengenai sebuah misteri.....

Dalam halaman-halaman dari buku tulisannya yang ia selesaikan pada tahun 947 M, atau 9 tahun sebelum kematiannya disaat ia berusia 60 tahun, Al Mas'udi menceritakan bahwa dalam kisah-kisah arab awal ada sebuah cerita menarik mengenai proses penciptaan Piramida dan tidak ada hubungannya dengan teknik konvensional dalam pembuatan Piramida tersebut.
Sebaliknya Mas'udi mencatat selama eksplorasi dan penelitiannya dalam mengumpulkan bukti dari kisah tersebut bahwa Piramida seperti apa yang kita saksikan saat ini mungkin proses pembuatannya adalah seperti apa yang kita sebut saat ini sebagai proses dari Levitasi (Levitation).

Cerita menakjubkan yang berhasil di kuak oleh Mas'udi ini disebutkan olehnya bahwa :"Saat membangun piramida, para pembangun piramida itu secara hati-hati meletakkan apa yang digambarkan sebagai sebuah papyrus magic ditepi bawah dari sebuah batu raksasa yang akan digunakan dalam proses konstruksi kemudian satu persatu batu tersebut diberi kejutan (listrik? -red) oleh sesuatu benda aneh dan sedikit misterius yang digambarkan hanya seperti sebuah batang logam. Dan batu tersebut perlahan-lahan mulai naik ke udara dan seperti tentara yang berbaris bergerak lambat, secara metode, sebuah susunan batu beberapa kaki diatas susunan batu yang telah tersusun yang dikelilingi kedua sisinya oleh dua batang logam misterius tersebut.

Pada ketinggian sekitar 150 kaki, Al Mas'udi mencatat batu-batu raksasa bergerak maju dan biasanya bergerak dengan sangat lembut diudara dikontrol oleh pemegang batang logam misterius tersebut untuk memastikan bahwa batu-batu raksasa itu tetap berada pada jalurnya sebelum akhirnya dengan sangat lembut mendarat dibagian atas dari bebatuan lainnya yang telah tersusun atau menjadi dasar dari piramida.
Pada poin ini, proses selanjutnya berulang untuk bebatuan lainnya, bebatuan diberi kejutan lagi, naik ke permukaan dan sekali lagi bergerak kearah yang diinginkan pada ketinggian 150 kaki atau lebih dan itu terus dilakukan hingga semua batu mencapai tujuan yang diinginkan. Lalu dalam sebuah proses yang jauh lebih kompleks bebatuan tersebut dikejutkan/dipukul lebih banyak dan kali ini mereka akan melayang lebih tinggi diudara kemudian ketika mencapai pada titik yang diinginkan mereka dengan hati-hati dan dengan kemudahan yang luarbiasa meletakkan pada tempatnya satu persatu hingga piramida tersebut selesai.

Skenario pembuatan piramida tersebut sungguh menakjubkan apabila itu adalah kenyataan yang sebenarnya, mungkin ada juga kalangan yang mentertawakan pernyataan yang seperti sangat menakjubkan ini, Namun..mungkin saja kisah kuno menceritakan kurang lebih tentang sebuah kebenaran yang fantastis, sebuah teknologi dan pengetahuan yang telah lama hilang dari para pendahulu kita.

Tempat-tempat lainnya yang bangunannya terbuat dari bebatuan yang luar biasa besarnya adalah :
- Kuil Jupiter di Baalbek, Lebanon terdapat 3 blok batu yang sangat luarbiasa besarnya yang pernah digunakan dalam struktur bangunan yang dibuat oleh manusia, setiap blok batu tersebut beratnya 1000 ton! tidak ada satupun super crane yang ada di zaman sekarang yang mampu mengangkat batu seberat itu.

- Tidak jauh dari kuil Jupiter tersebut terdapat sebuah patung bernama Hajar el Ibla, patung seorang wanita hamil yang memiliki berat 1200 ton yang membutuhkan 16.000 orang hanya untuk menariknya.

- Di Tiahuanaco Bolivia, diketinggian 13000 kaki diatas permukaan laut berdiri sebuah monumen yang disebut sebagai Puerta del Sol atau "gerbang matahari" memiliki gerbang berukir yang beratnya 10 ton dan bagaimana bebatuan tersebut bisa hadir dilokasinya sekarang masih tetap menjadi misteri.

- Nan Madol, dianggap sebagai Machu Pichu nya Pasifik adalah lokasi reruntuhan besar sebuah kota kuno di pulau Pohnpei ibu kota dari federasi negara Mikronesia, dibangun sekitar tahun 200 SM yang terbuat dari tumpukan ratusan batang batu yang masing-masing panjangnya 18 kaki dan diameternya beberapa kaki, bebatuan tersebut ditumpuk seperti kayu bakar, panjang dindingnya sekitar 40 m dan tebalnya 18m, setiap blok batu memiliki berat 2.5 ton bagaimana mereka dipindahkan dari sumber bebatuan hingga ke tempatnya masih misteri.
Apakah manusia dizaman dahulu kala telah mengenal teknik levitasi? bisa saja teknologi akan hal tersebut musnah hilang tanpa ada catatan bagaimana cara untuk melakukannya.

Fenomena Geologi : Trovant, Batu "Bernyawa" dari Romania

Bumi adalah sebuah planet yang sangat menakjubkan dan kehidupan alami penghuni bumi penuh dengan kejutan dan keajaiban-keajaiban.
Jika sebelumnya saya membahas mengenai Batu yang bernyanyi, maka kali ini saya akan membahas fenomena geologi, bebatuan yang bernama Trovant yang biasa disebut juga sebagai batu yang terus tumbuh/berkembang (growing stones).

Sukar dipercaya bahwa bebatuan dapat hidup dan terus tumbuh berkembang namun bebatuan yang terdapat di museum pelestarian alam Trovants, Romania yang terletak di Valcea County. Museum alam tersebut terletak di sebuah desa kecil bernama Costesti dan disanalah terletak bebatuan yang menarik dan misterius yang disebut trovants, yang diyakini memiliki kehidupan didalamnya. Trovants adalah istilah geologi yang dipakai di Romania untuk menyebutkan sedimen pasir yang menyatu membentuk sebuah batu (pasir yang disemen).

Trovants adalah fenomena geologi dimana bola bebatuan pasir ini muncul kepermukaan bumi karena aktifitas seismik, diperkirakan gempa bumi 6 juta tahun yang lalu merupakan proses pertama terciptanya trovants.
Hal yang menjadikan trovants ini unik dan misterius adalah bebatuan ini dapat mereproduksi dirinya setelah terkena kontak dengan air. Setelah hujan lebat turun maka bebatuan ini akan membesar 6-8 mm.
Selain itu salah satu aspek keanehan pada bebatuan tersebut adalah walaupun ukuran mereka bervariasi mulai dari yang ukuran 10m hingga yang berukuran hanya beberapa milimeter saja namun mereka kesemuanya adalah memiliki kesamaan dimana hukum alam menyebutkan bahwa tidak ada hal-hal seperti batu yang identik, selanjutnya seperti bebatuan bergerak yang terkenal dari Death Valley, California, Amerika, batu-batu trovants ini juga memiliki kemampuan untuk berpindah tempat.

Para ilmuwan percaya bahwa batu tersebut dapat tumbuh membesar karena tingginya kandungan berbagai garam mineral didalam bebatuan tersebut, ketika permukaan menjadi basah kandungan kimia dari garam mineral tersebut akan menyebar dan menekan pasir yang membuat batu menjadi bertambah besar.

Walaupun begitu tanpa merendahkan kerja keras penelitian para ilmuwan tersebut namun mereka masih gagal untuk memberikan penjelasan yang tepat dan logis mengapa batu-batu tersebut bisa seperti sebuah akar atau ranting pepohonan dimana jika bebatuan tersebut dipotong akan tumbuh cabang-cabang baru dan lingkaran berwarna (pola kambium) seperti pada pepohonan dikotil.

Perilaku bebatuan ini seperti sebuah bentuk kehidupan organik yang tidak diketahui, kita benar-benar tidak dapat menyangkal bahwa planet kita adalah sebuah planet yang sangat mengagumkan dan penuh dengan misteri yang terkadang sulit untuk menerangkan secara tepat fenomena-fenomena aneh yang terjadi.

Penduduk setempat telah menyadari akan fenomena ini sejak ratusan tahun lalu namun mereka tidak memberi perhatian khusus akan trovants tersebut sehingga banyak dari mereka memakai trovants untuk batu nisan atau bebatuan pembuat rumah. Kini museum alam trovants di Rumania dilindungi oleh UNESCO.

Hewan-Hewan Aneh di Dunia

Keberagaman Fauna di bumi ini sangatlah menarik walaupun banyak diantara mereka berada diambang kepunahan, berikut adalah beberapa hewan-hewan yang memiliki bentuk aneh dan menarik.

1. Bekantan
Bekantan adalah hewan asli hutan kalimantan dimana hewan jantannya memiliki hidung yang akan terus membesar dan memanjang hingga 3 inchi, semakin panjang hidung yang ia miliki maka akan semakin membuat sang jantan terlihat menarik dihadapan sang betina. Bekantan dikenal juga sebagai monyet belanda karena hidungnya yang mancung tersebut, hidungnya juga berfungsi sebagai amplify suara ketika bahaya mendekat atau ketika sang jantan menjadi agresif. Sistem sosial bekantan adalah hanya ada satu jantan dalam sebuah kelompok bekantan, dimana ukuran tubuh bekantan jantan lebih besar daripada yang betina.
Bekantan menjadi maskot fauna provinsi Kalimantan Selatan dan terdaftar sebagai hewan yang terancam punah.

2. Burung Kasuari
Burung Kasuari hidup didaerah pegunungan dan hutan tropis pulau Irian sedangkan di Australia terdapat spesies Kasuari bergelambir ganda. Kasuari memiliki pertahanan diri di kaki dimana mereka mampu melakukan tendangan yang kuat seperti yang dimiliki oleh Emu atau burung Unta, selain itu mereka memiliki tanduk dan berkuku tajam. Kasuari adalah burung ketiga terbesar didunia dan mampu untuk membunuh manusia jika mereka tersudut.

3. Thorny Devil
Hewan ini merupakan hewan khas Australia, hewan reptil dari jenis Lizard-Dragon, ia disebut juga sebagai Moloch sebuah nama yang diberikan oleh DR John Grey yang pertama kali menemukannya di gurun Australia dari nama dewa bangsa Kan'an dimana anak-anak dikorbankan sebagai persembahan untuk dewa satu ini. Hewan ini terlihat memiliki tanduk seperti devil dan dapat tumbuh hingga ukuran 8 inchi dan sama sekali bukanlah hewan yang berbahaya dan agresif. Hewan ini memiliki keunikan dimana dapat menyerap air dari seluruh permukaan tubuhnya melalui kulitnya dan menyalurkan air tersebut ke mulutnya.

4. Narwhal
Narwhal adalah sejenis paus bergigi yang hidup disekitar kawasan Arctic (kutub utara), Paus Narwhal jantan dapat diidentifikasi dari tanduknya yang panjang dan lurus seperti seekor unicorn. Selama ribuan tahun Narwhal sering diburu oleh suku Inuit yang merupakan penduduk asli Alaska untuk dijadikan santapan.
Panjang tanduk Narwhal jantan dapat mencapai ukuran hingga 5.5 m. Narwhal memiliki arti Paus Mayat karena kulitnya yang berwarna kebiruan dan terlihat kotor.

5. BongoAntelope
Bongo merupakan hewan asli Afrika yang terkenal anggun dengan bulu berwarna coklat tua dengan garis putih pada badannya, hewan ini merupakan hewan misterius Afrika karena sulit ditemukan karena jarang muncul ditempat terbuka dan  hidup dalam kelompok kecil.
Bongo merupakan spesies kijang dan penduduk Afrika tidak memburunya untuk dimakan karena kepercayaan mereka memakan daging kijang akan memberikan kesengsaraan, namun mereka memburunya untuk tujuan olahraga hingga kini Bongo termasuk spesies yang langka dan terancam punah.

6. Tarsius
Dahulu kala Tarsius mendiami wilayah yang luas di Asia Tenggara namun kini sudah sangat jarang ditemui di pulau-pulau diwilayah tersebut. Tarsius diyakini masih menempati sebagian kecil wilayah di Filipina juga di pulau Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Merupakan salah satu hewan terkecil didunia dan mereka memiliki mata yang sangat besar yang digunakan sebagai Night Vision dalam memburu mangsa dimalam hari karena binatang ini adalah binatang Nocturnal. Santapan mereka selain serangga juga diketahui bahwa mereka memangsa hewan vertebrata kecil seperti burung, ular, kadal dan kelelawar.
Tarsius tidak pernah berhasil dalam pembudidayaan konservasi untuk perkembang biakan karena mereka cenderung akan melukai diri mereka sendiri apabila dikandangkan bahkan mereka melakukan aksi bunuh diri karena stress.

7. Xenophoridae / Carrier Shell
Hewan ini tergolong dalam kelas Moluska yang hidup dikawasan Sub-Tropis dan Tropis, dan dapat hidup hingga dikedalaman 1400 m didasar laut. Mahluk ini menghiasi cangkangnya dengan cangkang-cangkang lainnya atau juga bebatuan dan kepingan-kepingan lainnya yang didapat didasar laut lalu menempelkannya pada cangkangnya, terdapat 22 spesies dari Carrier Shell ini dan tiap spesies suka menghias cangkangnya dengan benda-benda yang disukainya.

8. Okapi
Okapi adalah mahluk mamalia dari hutan hujan tropis Ituri di Afrika Tengah, walaupun hewan ini memiliki kesamaan belang dengan Zebra namun hewan ini memiliki kekerabatan yang lebih dekat dengan jerapah, kemiripannya antara Zebra dengan Jerapah membuat dugaan bahwa ada terjadi persilangan diantara kedua hewan tersebut. Walau ada kesamaan dengan Zebra pada corak belang-belang ditubuhnya namun secara taksonomy ia tidak berkerabat dekat dengan Zebra.
Hewan ini baru ditemukan ditahun 1901.

9. Trenggiling
Trenggiling dikenal juga sebagai Anteater, walau tampak seperti seekor reptil namun trenggiling adalah hewan mamalia, ia adalah pemakan serangga khususnya semut dan rayap, hidup di hutan hujan tropis dataran rendah.
Ada 3 tipe trenggiling yakni trenggiling pohon, trenggiling darat dan trenggiling raksasa yang terdapat di Afrika. Bentuk tubuh Trenggiling memanjang, dengan lidah yang dapat dijulurkan hingga sepertiga panjang tubuhnya untuk mencari semut di sarangnya. Rambutnya termodifikasi menjadi semacam sisik besar yang tersusun membentuk perisai berlapis sebagai alat perlindungan diri. Jika diganggu, trenggiling akan menggulungkan badannya seperti bola. Ia dapat pula mengebatkan ekornya, sehingga "sisik"nya dapat melukai kulit pengganggunya.
Trenggiling terancam keberadaannya akibat habitatnya terganggu serta menjadi obyek perdagangan hewan liar dimana kini banyak permintaan khususnya dari China untuk sebagai ramuan obat-obatan.

10. Oreo Dory
Oreo Dory adalah spesies ikan yang hidup dilaut dalam dimana mereka ditemui pada kedalaman 4200 kaki dan yang membuat ikan kecil ini unik adalah mereka telah didokumentasikan dimana ikan ini dapat hidup hingga 100 tahun sebuah angka yang fenomenal untuk seekor ikan (pisces), Ikan ini dapat ditemukan di perairan Australia dan Selandia Baru dan makanannya adalah Plankton dan Crustaceae (kelompok udang-udangan).



Jumat, 28 April 2017

10 Penemuan Yang Terinspirasi oleh Fiksi Ilmiah

Banyak diantara peralatan yang kita gunakan saat ini terinspirasi oleh karya seni baik itu novel, maupun film fiksi ilmiah, seperti ponsel dan helikopter yang terinspirasi dari Star Trek dan war of the worlds.
berikut ini adalah 10 penemuan yang terinspirasi dari karya fiksi ilmiah.

1. Kapal Selam
Simon Lake adalah seorang pencipta/penemu berkebangsaan Amerika yang dianggap sebagai bapak dari kapal selam modern. Simon lake awalnya terpikat oleh ide perjalanan dibawah laut sejak ia membaca buku karya Jules Verne "Twenty Thousand leagues under the sea" pada tahun 1870.Inovasi dari Lake termasuk tangki pemberat, kompartemen serta periskop. Perusahaannya membuat Argonaut, kapal selam pertama yang berhasil sukses dalam pengoperasian dilautan terbuka, Pada tahun 1898 ia mendapatkan ucapan selamat dari Verne yang hasil karyanya menjadi telah memberi inspirasi Lake.

2. Helikopter
Jika Jules Verne mungkin terkenal akan karya fiksinya tentang kapal selam yang bernma "Nautilus", Igor Sikorsky si penemu helikopter modern menyatakan bahwa dirinya terinspirasi dari sang penulis asal Prancis tersebut, ia terinspirasi dari buku Julius Verne lainnya "Clipper of the clouds" yang pmenginspirasikan Igor Sikorsky untuk membuat helikopter yang sering ia baca saat ia masih remaja.Sikorsky bahkan sering mengutip perkataan Verne yang menyatakan :"apapun yang dapat dibayangkan oleh seseorang, maka orang lain dapat mewujudkannya"

3. Roket
Robert F Goddard yang merukan seorang ilmuwan berhasil membuat roket berbahan bakar cair pertama. tanggal Pada awalnya  Ia terpesona dan tertarik dengan hal penerbangan luar angkasa setelah membaca serial di sebuah surat kabar pada tahun 1898 mengenai invasi dari Mars, yang dikarang H.G Wells. Kemudian Goodard menyatakan bahwa konsep penerbangan antar planet sangan menggoda dan mencengkram imajinasinya.

4. Tenaga Atom
pada tahun 1914 H.G Well menerbitkan novel "the world set Free" membayangkan munculnya energi buatan atom di tahun 1933. diikuti oleh perang dunia yang mengancurkan, hingga akhirnya terbentuk pemerintahan global yang damai. Seorang ahli Fisika Leo Szilard membaca buku tersebut pada tahun 1932 yang memberinya inspirasi dalam menyelesaikan masalah dalam menciptakan reaksi berantai nuklir ditahun 1933. Buku yang sama pula dipakai oleh Szilard untuk pengawasan senjata, penggunaannya, dan penggunaan tenaga nuklir setelah perang dunia ke-2.

5. Pusat Informasi Tempur (Combat information Centre)
pada tahun 1930an -1940an EE doc Smith memuaskan para pembacanya dengan judul "Lens Men" yang mengisahkan tentang petualangan futuristik dari kapal patroli galaktik. Dalam sebuah surat di tahun 1947 editor Sci-fi James W Campbell memberitahu Smith bahwa Directix (Sebuah kapal komando yang ditampilkan dalam serial tersebut) telah mengilhami para perwira angkatan laut AS untuk memperkenalkan konsep Pusat Informasi tempur diseluruh kapal perang AS.

6. The Waldo
Pada tahun 1942 seorang penulis Sci-fi terkenal Robert Heinlein menerbitkan sebuah cerita pendek tentang seorang penemu yang memiliki fisik lemah yang bernama Waldo F Jones yang menciptakan tangan mekanik yang dapat dioperasikan dari jarak jauh. Pada pertengahan tahun 1940an Amerika menciptakan lengan mekanik untuk industri nuklir mereka dan diberi nama "Waldo" sebagai penghormatan atas ide Robert Heinlein.

7. Ponsel
Martin Cooper selaku Direktur pengembangan dan penelitian Motorola memberi kredit kepada film Star Trek dimana Star Trek komunikator sebagai inspirasi untuk desain ponsel pertama diawal tahun 70an. "Bagi kami hal tersebut bukanlah Fantasy" ujar Cooper , "Namun suatu tujuan"

8. TASER (Pistol kejut listrik)
Salah satu karakter paling terkenal dalam dunia sastra diawal abad ke-20 adalah Tom Swift yang digambarkan sebagai seorang penemu yang jenius, tokoh utama dalam buku seri fiksi ilmiah untuk remaja. Fisikawan NASA, Jack Cooper sebagai penemu TASER adalah fan tokoh tersebut, itu sebabnya ia memberi nama alat temuannya sebagai TASER dedikasinya untuk Tom Swift atas temuan fiksinya Taser. TASER bermakna Thomas A Swift Electric Riffle.

9. Quicktime
Ilmuwan dari Perusahaan Apple, Steve Perlman menyatakan bahwa ia mendapatkan ide untuk terobosan di bidang multimedia yakni program multimedia milik Apple yakni Quicktime setelah menonton sebuah episode dari fim Star Trek-The Next Generation dimana salah satu karakter film seri tersebut tengah mendengarkan musik yang beragam dikomputernya.

10. Second Life
Anda pernah bermain game online ini? ya saya pernah, kita seperti berinteraksi dengan orang lain seperti dikehidupan nyata, bahkan memiliki kurs mata uang tersendiri bernama Linden, yang bisa dipakai untuk shopping, berganti avatar dsb.
Ditahun 1992 seorang pengarang bernama Neal Stevenson menerbitkan novel berjudul Snow Crash yang menggambarkan sepenuhnya kehidupan online dimana orang berinteraksi satu sama lain melalui media yang mewakili orang-orang tersebut yang bernama "avatar".
Phillip Rosedale penemu dari komuniti online yang pernah sangat populer mengaku bahwa sejak kuliah ia telah bermain-main dengan ide dunia virtual namun ia memberikan kredit pujian kepada novel Snow Crash yang melukiskan apa yang Phillip Rosedale katakan sebagai gambaran menarik dari apa yang seharusnya terlihat dari dunia maya dimasa mendatang, dan ia menytakan bahwa hal tersebut sangat menginspirasi dirinya.

Kamis, 27 April 2017

Seorang Bocah Menemukan Bangkai Mammoth Yang Masih Utuh

Seorang bocah berusia 11 tahun menemukan Bangkai Mammoth yang masih dalam keadaan sempurna di dataran beku, daerah paling utara Siberia.
Bangkai hewan nenek moyang gajah ini ditemukan pada akhir bulan Agustus kemarin di Sopochnaya Karga, 3500 km dari Moskow.
Pada bulan September kemarin tim ahli dari St Petersburg selama 5 hari bekerja untuk membersihkan bangkai mammoth tersebut dari lumpur membeku yang menyelimuti tubuh hewan prasejarah ini.
Diperkirakan Mammoth ini berusia 16 tahun saat ia mati, memiliki tinggi 2m dan berat 500kg.

Mammoth tersebut diberi nama Zhenya, diambil dari nama Zhenya Salinder bocah berusia 11 tahun yang secara tak sengaja menemukan bangkai Mammoth tersebut.
Alexei Zikhonov dari St Petersburg Zoology Institute yang memimpin tim penggalian Mammoth ini menyatakan bahwa kemungkin Mammoth tersebut tewas karena dibunuh manusia dizaman es, atau terbunuh oleh Mammoth lainnya. Alexei menambahkan bahwa spesimen ini merupakan spesimen Mammoth dewasa yang terawat baik.

Rekannya, Sergei Gorbunov dari Mammoth International Committee yang bertugas untuk memulihkan dan menjaga sisa bangkai hewan tersebut mengatakan bahwa mereka harus menggunakan perlatan tradisional seperti kapak, beliung, sekop untuk dapat membongkar lapisan tanah yang membeku yang menyelimuti mammoth tersebut, setelah itu membersihkan bangkai tersebut dari sisa-sisa lumpur tanah dan melelehkan cairan es yang melekat pada spesimen tersebut. Ia mengungkapkan bahwa mereka harus menghabiskan waktu setidaknya 1 minggu dalam melakukan proses tersebut.

Setidaknya sudah ada beberapa bangkai/fosil mammoth remaja yang telah ditemukan sebelumnya, di awal tahun 2012 ditemukan bangkai Mammoth remaja yang terawat cukup baik yang diberi panggilan Yuka, ditemukan diwilayah Yakutia, Rusia, dimana jaringan lunak dan bulu-bulu berwarna pirang-strawbery mammoth tersebut masih terlihat dan tampaknya ada bukti bahwa kemungkinan manusia zaman es telah mencuri bangkai tersebut dari singa yang memangsanya atau mungkin menyimpannya untuk dimakan dikemudian hari.

source: http://www.bbc.co.uk/news/science-environment-19848109