Tampilkan postingan dengan label Myth. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Myth. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Mei 2017

Cerita Myth Legenda Mesir Kuno : Wanita Bersandal Mawar Merah

Mungkin ini adalah kisah Cinderella yang pertamakali diceritakan didunia ini. Apakah penyair barat menjiplak dari kisah ini? kita tidak tahu pasti namun kisah ini merupakan kisah mythology yang bercerita di masa-masa akhir kerajaan Mesir Kuno.

Di Akhir masa kerajaan Mesir kuno, hanya beberapa dekade sebelum kerajaan tersebut ditaklukkan oleh Persia, Kerajaan Mesir diperintah oleh seorang Firaun bernama Amasis.
Amasis menyadari bahwa kerajaannya dalam bahaya menghadapi invasi Persia dibawah pimpinan Cyrus yang saat itu mendominasi dunia, oleh sebab itu untuk memperkuat negaranya ia menjalin aliansi dengan Yunani dengan menyambut sebanyak mungkin warga Yunani yang hendak menetap maupun berdagang di Mesir. Amasis bahkan memberikan sebuah wilayah yang bernama Naucratis buat para pemukim Yunani untuk menjadi wilayah mereka sendiri.

Naucratis yang tak jauh letaknya dari muara sungai Nil yang mengalir ke laut di Canopus hiduplah seorang pedagang kaya dari Yunani yang bernama Charaxos, dan ia berasal dari Pulau Lesbos di Yunani. Penyair wanita terkenal Sappho adalah saudarinya, namun ia lebih banyak menghabiskan usianya dengan berdagang di Mesir dan dimasa tuanya ia bermukim di Naucratis.

Pada satu hari Charaxos tengah berjalan di sebuah pasar dan melihat ada keramaian dimana orang-orang berkumpul ditempat jual beli para budak. Karena rasa keingintahuan nya yang cukup besar membuat ia melangkahkan kakinya menuju keramaian tersebut dan ia melihat bahwa orang-orang disana tengah memperhatikan seorang wanita yang sangat cantik yang dikurung dalam sebuah kerangkeng dari batu untuk dijual.
Wanita tersebut tampaknya seorang wanita dari Yunani karena kulitnya yang putih dan pipinya yang merona seperti bunga mawar yang merekah, Charaxos hanya bisa menahan nafas karena ia tidak pernah melihat wanita secantik itu sebelumnya.
Akibatnya ketika proses lelang dimulai, Charaxos bertekad bahwa ia harus memangkan lelang tersebut untuk dapat membeli sang wanita, karena ia adalah pedagang terkaya diantara semua pedagang di Naucratis, ia berhasil memenangkan proses lelang tersebut tanpa banyak kesulitan.

Setelah berhasil membawa wanita tersebut pulang, Charaxos mengetahui bahwa sang wanita bernama Rhodopis yang mengaku bahwa ia telah diculik oleh segerombolan bajak laut dari rumahnya di daerah utara Yunani saat ia masih kecil. Lalu gerombolan penyamun laut tersebut menjualnya pada seorang pria kaya dipulau Samos yang memiliki banyak budak.
Rhodopis tumbuh besar di pulau tersebut, ia mempunyai seorang sahabat yang juga budak, seorang pria bertubuh kecil dan wajahnya jelek bernama Aesop. Aesop sangat baik hati dimana ia sering menceritakan kisah-kisah memikat seperti dongeng tentang burung-burung, binatang dan manusia kepada Rhodopis.
Namun ketika Rhodopis telah menginjak usia dewasa sang tuan ingin memperoleh uang dengan jalan menjual sang gadis ke Naucritus untuk dibeli oleh pria-pria kaya disana.

Charaxos mendengarkan kisah sang gadis dengan seksama dan merasa sangat kasihan dengan nasib sang gadis. Charaxos menjadi tergila-gila pada Rhodopis, ia memberikan rumah yang sangat indah pada sang gadis dengan sebuah taman ditengah-tengah rumah tersebut, ia juga memberikan Rhodopis budak-budak wanita untuk dijadikan dayang-dayang yang siap untuk melayani sang gadis serta selalu memberikan hadiah baik itu perhiasan maupun pakaian yang mewah dan memanjakan Rhodopis seolah-olah ia adalah putrinya sendiri.

Pada suatu hari terjadi kejadian yang aneh dimana Rhodopis tengah mandi di kolam marmer di taman rahasia yang terdapat ditengah-tengah rumahnya. Para budak wanita memegangi pakaian sekaligus menjaga perhiasan Rhodopis termasuk sandal mawar merah kesayangannya. Rhodopis bermalas-malasan dikolam yang diisi oleh air dingin dipanas hari yang sangat terik di Mesir, apalagi dibagian Utara Mesir yang sangat panas.
Tiba-tiba ketika semuanya tampak menjadi tenang dan damai, seekor elang tiba-tiba datang menukik turun dari langit biru yang jernih menyerang kumpulan budak-budak yang tengah berada ditepi kolam, para budak wanita tersebut menjerit ketakutan dan menjatuhkan semua yang mereka pegang, mereka melarikan diri untuk bersembunyi diantara pepohonan dan bunga-bunga yang ada ditaman tersebut.
Rhodopis pun bangkit dari kolam dan berdiri dengan punggung membelakangi pancuran kolam marmer tersebut, ia menatap dengan mata yang melebar karena kaget.

Namun sang elang tidak memperdulikan seorangpun, namun ia hanya menukik dan mengambil sebelah pasang dari sandal mawar merah milik Rhodopis kemudian melambung tinggi keudara dengan sayapnya yang besar dan dengan mencengkram sandal tersebut ia terbang keselatan ke lembah diatas sungai nil.

Rhodopis pun sedih dan menangis karena kehilangan sebelah pasang sendalnya karena ia yakin bahwa ia mungkin tidak akan mendapatkan lagi pasangan sandalnya tersebut, dan juga menyesal karena ia telah kehilangan barang berharga yang telah diberikan oleh Charaxos kepadanya.

Namun sang elang tampaknya seperti telah dikirim oleh para dewa, mungkin oleh Horus yang mana ia juga dilambangkan sebagai seekor burung. Burung tersebut terbang lurus mengikuti sungai Nil menuju Memphis, lalu burung tersebut menukik turun menuju ke istana.

Pada saat itu sang Firaun tengah berada di ruang pengadilan untuk mengadili rakyatnya maupun mendengarkan keluhan-keluhan yang diajukan oleh rakyatnya.
Sang elang turun dan menukik serta tiba-tiba menjatuhkan sandal milik Rhodopis dipangkuan sang Firaun.
Rakyat yang tengah berkumpul memekik dan ketakutan menyaksikan hal tersebut karena seekor elang tiba-tiba menukik turun kearah mereka, Amasis sendiri sebenarnya juga terperanjat kaget akan hal tersebut. Namun ketika ia mengangkat sandal mawar merah itu ia sangat mengagumi pengerjaan yang sangat halus untuk sebuah barang yang berukuran kecil. Sang Firaun Amasis merasa bahwa sepasang kaki yang memakai sandal tersebut mestilah seorang wanita yang memiliki sepasang kaki yang indah dan merupakan wanita tercantik didunia.

Tak lama kemudian, terpesona oleh sebelah pasang dari sandal tersebut, Amasis mengeluarkan decrit yang berbunyi:
"Para utusan saya akan memasuki seluruh kota-kota baik itu yang di Delta maupun jika perlu hingga ke Mesir Hulu sampai ke perbatasan kerajaanku. Bersama mereka akan dibawa sebelah pasang sandal mawar merah ini yang oleh burung dewa Horus telah berikan kepada saya dan mereka akan menguji bahwa siapa pemilik kaki dari sandal ini akan menjadi istri dari Firaun!"
Lalu para utusan Firaun tersebut bersujud dan berujar,"Hidup Firaun,semoga sehat selalu, dan kekuatan bagi Firaun! Firaun telah berbicara dan perintahnya akan ditaati"

Lalu para pembawa pesan dari Firaun tersebut meninggalkan Memphis menuju Heliopolis, Tanis dan Canopus hingga akhirnya mereka sampai di Naucratis. Disana mereka mendengar tentang keberadaan seorang saudara kaya bernama Charaxos yang mana ia telah membeli seorang wanita sangat cantik dari Yunani di pasar budak, mereka mendengar juga bagaimana Charaxos telah memanjakan sang wanita dengan seluruh harta kekayaannya seolah-olah sang wanita adalah seorang putri yang dijaga oleh para dewa.

Para utusan tersebut kemudian menuju kerumah Charaxos yang terletak di tepi sungai Nil. Disana mereka menjumpai Rhodopis yang tengah berada di tamannya ditepi kolam.
Singkat cerita saat para utusan menunjukkan sebelah pasang dari sandal nya yang hilang di curi oleh burung Elang, Rhodopis menjerit kesenangan karena ia tahu bahwa sebelah pasang sandal itu adalah miliknya yang telah ditemukan. Lalu Rhodopis memberikan kakinya untuk dipakaikan sandal tersebut apakah sandal tersebut memang pas dikakinya. Kemudian Rhodopis memanggil seorang budak wanita untuk mengambilkan sebelah pasang lagi dari sandal tersebut yang ia simpan dengan hati-hati dalam sebuah kotak seusai kejadian pengalaman nya yang aneh dengan elang yang tiba-tiba mengambil sebelah pasang sandalnya.

Lalu para utusan menyadari bahwa gadis inilah yang harus mereka cari seperti titah Firaun kepada mereka, lalu mereka semua bersujud dan berujar,"Tuhan yang baik Firaun Amasis, hidup,kesehatan dan kekuatan bagi Firaun! Diharap anda segera datang ke istananya di Memphis. Disana anda akan diperlakukan dengan sangat hormat dan diberi posisi yang tertinggi di harem nya, Karena ia percaya  Horus, putra Isis dan dan Osiris telah mengirimkan elang untuk membawa sandal mawar merah, yang menyebabkan Ia mencari anda"

Perintah tersebut tidak bisa dibantah, karena merupakan titah dari Firaun sang penguasa Mesir, Rhodopis mengucapkan selamat tinggal pada Chraxos, yang mana sang pria perasaannya terpecah antara suka cita akan nasib baik Rhodopis yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri namun ia juga sedih karena harus berpisah dengan Rhodopis, yang berangkat ke Memphis.

Disaat Rhodopis tiba di Memphis, Amasis terpesona oleh kecantikannya, Ia yakin bahwa Dewa telah mengirimkan wanita ini untuknya, ia tidak jadi membawa wanita ini ke lokasi haremnya namun ia mengambil Rhodopis sebagai ratunya, permaisuri kerajaan Mesir.
Seperti kisah klasik romantis lainnya, keduanya hidup berbahagia sepanjang sisa hidup mereka dan mereka meninggal hanya setahun sebelum invasi yang dilakukan oleh bangsa Persia ke Mesir.


Mitos dan Persepsi Yang Keliru Tentang Cleopatra

Cleopatra yang terkenal dalam sejarah memiliki nama aslinya adalah Cleopatra VII adalah Ratu Terakhir Kerajaan Mesir, Hollywood banyak berperan penting dalam terjadinya kekeliruan dan mispersepsi terhadap Cleopatra yang sebenarnya, berikut adalah Mitos dan Persepsi yang keliru dibandingkan dengan sejarah asli Cleopatra.

- Cleopatra adalah wanita Mesir
Cleopatra aslinya adalah berasal dari keturunanYunani, ia adalah ratu dari dinasti Ptolemy yang memerintah di Mesir, keturunan dari Jendral Ptolemy yang menjadi salah satu Jendral dari The Great Alexander saat hendak menaklukkan dunia, Saat The Great Alexander meninggal, Ptolemy dan 2 Jendral lainnya membagi-bagi wilayah yang diduduki oleh Great Alexander untuk mereka. Kebanyakan orang akan mengira ia adalah orang Mesir, namun bagi penduduk Mesir saat itu, Cleopatra tetap dianggap sebagai penguasa dari Yunani.


- Cleopatra adalah seorang wanita yang cantik jelita
Mungkin persepsi ini merupakan pencitraan dari film-film Hollywood, dimana seluruh aktris wanita yang memerankan Cleopatra adalah wanita-wanita yang cantik di zamannya. Namun pada kenyataannya mungkin semua akan setuju bahwa Cleopatra jauh dari pencitraan itu, Cleopatra memiliki hidung bengkok dan besar serta wajah yang berlemak seperti yang dapat dilihat pada coin Roma yang dikeluarkan oleh Marc Antonius untuk menghormati Cleopatra. Sungguh jauh jika dibandingkan dengan Elizabeth Taylor atau aktris lainnya yang memerankan tokoh Cleopatra di film-film Hollywood.

- Cleopatra memiliki rambut berponi.
Pada film-film Hollywood kita bisa melihat, dan bukan hanya Cleopatra yang berponi namun semua film tentang Mesir kuno dimana wanita-wanitanya berponi, orang akan mengira para wanita Mesir khususnya para bangsawan dan pekerja istana telah mengenal mode rambut poni.
Pada kenyataanya Cleopatra mengenakan wig ikal yang ketat pada rambutnya yang hampir dicukur rata.
Model rambut poni mulai dikenalkan pada film oleh Claudette Colbert di tahun 1934 pada film arahan Cecil B DeMille kaerna Claudette secara pribadi menyukai rambut poni. Ditahun 1963, mode rambut poni menjadi trend dan Elizabeth Taylor memakai rambut poni saat re-make film Cleopatra dibuat.

- Cleopatra digambarkan sebagai seorang wanita yang tidak berperhitungan dimana ia dengan mudahnya melebur mutiara-mutiara yang mahal dalam secangkir cuka (atau anggur)
Mungkin pada saat itu mereka membuat cuka yang berbeda dengan saat ini, namun yang pasti cuka tidak akan mampu melarutkan atau melebur mutiara.

- Julius Cesar jatuh cinta pada Cleopatra
Film Hollywood menggambarkan cinta segitiga antara Julius Cesar, Cleopatra dan Marc Anthonius. Yang sebenarnya adalah diragukan bahwa Julius Cesar tertarik pada Cleopatra, lalu Cleopatra dan Marc Anthonius terjadi setelah Julius Cesar dibunuh oleh Brutus didepan gedung senat. Lalu yang sebenarnya adalah Julius Cesar tertarik pada uang Cleopatra.Mesir adalah negara yang kaya dan perang sipil yang harus dihadapi oleh Julius Cesar harus mengahabiskan banyak uang dimana ia harus menghadapi bekas sekutunya di Roma yakni Pompei. Tentu saja Julius Cesar mengklaim bahwa uang tersebut adalah pembayaran hutang Mesir pada Roma dimana ayah Cleopatra memiliki hutang yang cukup besar.

- Marc Antonius jatuh cinta pada pandangan pertama pada Cleopatra
Mereka telah saling mengenal satu sama lain beberapa tahun sebelum akhirnya mereka saling jatuh cinta. Itu jika kita beranggapan bahwa Marc Anthonius sungguh-sungguh menyintai Cleopatra dan bukan karena butuh aliansi menghadapi Oktavianus.

- Marc Antonius Mencintai Cleopatra
Mungkin yang satu ini ada benarnya, namun sebaiknya kita memeriksanya terlebih dahulu, memang benar bahwa mereka pernah bertemu di Asia Minor dan melakukan percintaan. Setelah mereka bercinta, Marc Antonius berjanji untuk membunuh adik perempuan Cleopatra sehingga ia tidak mendapat tentangan dari dalam untuk memerintah Mesir, namun setelah percintaan itu Marc Antonius kembali pulang ke istrinya. Namun Cleopatra tetap kurang beruntung walau istri Marc Antonius meninggal pada tahun itu, Antonius menikahi Octavia adik dari saingan politiknya, Octavianus. Hal itu ia lakukan untuk mempertahankan posisi politiknya. Setelah ia merasa posisinya cukup kuat untuk menentang Oktavianus ia segera pergi ke Mesir menemui Cleopatra dan kedua anak kembarnya, tetap saja Cleopatra kesal karena harus menunggu 3.5 tahun untuk dapat kembali bertemu Marc Antonius.

- Cleopatra bunuh diri setelah kematian Marc Anthonius
Tentu saja Cleopatra sedih atas kematian kekasihnya, dimana mereka harus mengalami kekalahan dalam pertempuran yang menentukan melawan armada Octavianus, namun tampaknya Cleopatra bunuh diri bukan karena itu namun lebih karena ia tidak ingin dipermalukan oleh tentara Octavianus yang akan mengaraknya ke sekeliling Roma dengan tangan dirantai dalam kerangkeng sebagai tahanan pihak yang kalah dalam perang.

- Cleopatra bunuh diri digigit oleh ular kobra
Ini juga adalah sebuah kisah yang masih diragukan kebenarannya, kematian Cleopatra pada tanggal 12 Agustus 30 SM pertama kali dikisahkan oleh Plutarch, dimana dikatakan ia bunuh diri dengan gigitan dari Ular Kobra, namun ia tidak mengatakan bahwa ini adalah kejadian yang sebenarnya. Walaupun demikian ditemukan dua tanda kecil di lengannya seperti bekas gigitan binatang saat tubuhnya ditemukan didalam istananya.

10 Penghuni Bumi Yang Melegenda

Sepanjang sejarah peradaban manusia di bumi ini telah banyak berkembang cerita-cerita mengenai keberadaan sebuah suku bangsa didunia ini yang melegenda, bukan karena kemajuan peradaban mereka namun karena atribut fisik mereka yang tampak berbeda dari manusia normal namun tetap saja mereka termasuk dalam ras humanoid. Berikut dibawah ini adalah 10 daftar ras legendaris di dunia :

1. Abarimon
Abarimon adalah nama untuk sebuah ras pribumi yang mendiami sebuah wilayah dengan nama yang sama di daerah pegunungan (Imus) Himalaya. Ras ini disebutkan memiliki bentuk fisik yang aneh dimana bentuk kaki mereka tidak sama seperti manusia biasa, bentuk kaki mereka terbalik dibandingkan manusia. Walaupun bentuk kaki mereka yang seperti manusia cacat namun mereka mampu berlari dengan kencang, mereka hidup berdampingan dengan binatang liar dan upaya untuk dapat menangkap mereka gagal karena mereka begitu liar.
Selain itu kendalanya adalah kualitas udara ditempat itu yang berbeda dibandingkan ditempat lain, jika dihirup dalam waktu yang lama akan sulit untuk menghirup jenis udara yang lain sehingga mahluk hidup yang mendatangi wilayah tersebut akan sulit meninggalkan lokasi tersebut dalam keadaan hidup. Karekteristik yang unik tersebut menolong lembah tersebut terlindungi dan menyimpan rahasia dimana lokasi tepatnya lembah Abarimon ini.
Abarimon digambarkan sebagai ras yang tak tersentuh peradaban, mereka masih telanjang, namun mereka sering memakai topeng dibelakang kepala mereka sehingga tidak hanya jejak kaki mereka yang menipu orang yang hendak menangkap mereka namun dengan topeng itu orang-orang yang melihat mereka dari kejauhan bahwa mereka adalah manusia normal dengan kaki normal.
Orang-orang Abarimon ini pertama kali dikabarkan oleh Pliny the Elder dalam bukunya Natural History (VII 11) lalu ditulis juga oleh Aulus Gellius dalam bukunya Attic Nights, sebuah buku tentang grammar, filosofi, sejarah, antiquarisme dll.
Abarimon mirip dengan Ciguapa di Dominika

2. Abatwa
Abatwa adalah ras manusia dari mitology masyarakat Zulu di Afrika bagian selatan, mereka digambarkan sebagai manusia yang sangat kecil wujudnya, dimana mereka mampu bersembunyi diantara rerimbunan rerumputan sehingga saking kecilnya mereka dapat mengendarai semut. ras Abatwa adalah masyarakat yang hidup dalam pola nomaden, mereka akan berpindah-pindah tempat dalam upaya perburuan mereka.
Legenda menyatakan bahwa jika seseorang ternyata kebetulan bertemu dengan seorang Abatwa, maka ia akan ditanyakan sebuah pertanyaan yang selalu sama, "Dimana pertamakali kamu melihat saya?:", orang tersebut harus menjawab sewaktu di gunung atau ditempat yang jauh, karena mereka sangat sensitif dengan ukuran tubuh mereka, jika anda mengatakan bahwa itu adalah pertamakali anda melihat mereka, maka mereka akan mencoba membunuh anda dengan panah beracun yg mereka bawa. Jika anda juga secara tidak sengaja menginjak Abatwa maka dipastikan bahwa anda akan mendapatkan pembalasan dari mereka.
Karena sifat alamiah mereka yang pemalu, dikarenakan oleh ukuran tubuh mereka, mereka hanya bertoleransi jika dilihat oleh seorang anak kecil (disebutkan oleh anak berusia umur 4 tahun kebawah), oleh penyihir dan wanita hamil. Jika seorang wanita hamil dalam masa kehamilan 7 bulan melihat seprang laki-laki Abatwa maka disebutkan bahwa dia akan melahirkan bayi laki-laki.

3. Anthropophagi
Anthropophagi atau oleh orang Yunani disebut sebagai Anthropopagus merupakan sebuah ras mitologi yang digambarkan sebagai masyarakat kanibal yang pertamakali dijelaskan oleh Herodotus dalam bukunya Histories as Androphagi (Sejarah para pemakan manusia).
William Shakespeare juga ada menuliskan tentang ras ini dalam karyanya yang berjudul The Merry Wives of Windsor (1602) dan dalam karyanya Othello (1605) yang berdasarkan cerita rakyat dan myth masyarakat Inggris. Dalam Othello Anthropophagi keliru disamakan dengan Blemmyes, sebuah pendapat yang keliru, dimana Blemmyes tidak memiliki kepala dan seluruh bagian wajah mereka ada di dada mereka, sedangkan Anthropophagi adalah ras pemakan manusia. Herodotus menyatakan bahwa ras ini adalah suku-suku yang hidup dekat wilayah Scythia, Herodotus menyatakan :"Sifat dari suku ini adalah lebih liar daripada ras-ras lainnya, mereka tidak memiliki aturan hukum atau juga pemerintahan, yang diatur oleh undang-undang. Mereka adalah masyarakat Nomaden dan mereka berpakaian seperti suku lainnya di Scythia, namun bahasa mereka adalah bahasa khas yang berbeda dgn bahasa lainnya.Dan berbeda dari suku lainnya, mereka adalah kanibal"
Mungkin sebuah catatan dari Pliny the Elder, dalam bukunya Natural Historia bisa menjelaskan kekeliruan Shakespeare yang menyamakan ras ini dengan Blemmyes, Pliny the Elder menyatakan bahwa ada sebuah ras di Scythia yang kanibal dan mereka memakai kulit wajah manusia yang mereka bunuh pada dada mereka.



4. Basajaun
Ras ini berdasarkan dari Mitologi bangsa Basque, sebuah ras manusia kuno yang berperawakan besar dan tegap, mereka adalah manusia liar berbulu yang dianggap sebagai pembangun kebudayaan Megalith (kebudayaan batu besar). Basajaun memiliki arti "Penguasa Hutan". Mereka pernah mendiami pegunungan Pyrenees Basque dibagian utara Spanyol dan Prancis Selatan. Mereka memiliki ketrampilan dibidang ilmu sihir dan memiliki perawakan cukup tinggi antara 2-3 m. Memiliki rambut berwarna gelap kemerahan dan memiliki panjang hingga ke lutut mereka. Mereka sangat cepat dan kuat, mahluk berbulu dengan karakteristik hewan.Mereka mengawasi hutan dan seluruh mahluk liar. Mereka disebut juga sebagai Penguasa alam liar, dan juga dianggap sebagai pelindung ternak dimana jika badai akan tiba, Basajaun akan berteriak memberi peringatan kepada para gembala, mereka juga akan mencegah para serigala yang akan mendekati sekawanan ternak. Legenda Basque menyatakan bahwa mereka lah pertama kali yang melakukan cocok tanam dan budidaya hewan dan ternak di bumi ini. Manusia memperoleh hak guna usaha untuk berbudidaya saat mereka berhasil menang taruhan atas Basajaun, Manusia mencuri benih yang telah ditebar oleh Basajaun, lalu ia kembali ke masyarakatnya untuk mengajar Manusia menghasilkan makanan.

5. Dziwozony
Dziwozony adalah sebuah ras wanita liar yang memiliki tubuh cukup tinggi yang hidup di kawasan hutan Polandia, mereka juga disebut sebagai Mamuna Swamp devil ( setan rawa mamuna). Kemungkinan awal cerita mengenai Dziwozony ini berasal dari mitologi Rusia, namun berdasarkan fakta bahwa mereka ini adalah variasi dari cerita mitologi wanita suku Amazon dari legenda Yunani.
Mereka akan menyerang orang yang masuk kewilayah mereka dan terkadang mereka akan menculik pria muda untuk mereka jadikan suami dan akan membunuh pria tersebut setelah mereka melahirkan anak.
Dziwozony berdasarkan cerita penduduk Polandia meletakkan buah dada mereka dibahu supaya mereka dapat berlari dengan cepat, melakukan tindakan licik diantaranya sabotase bahan makanan hingga mengganti bayi manusia dengan bayi hewan dll

6. Ebu Gogo
Ebu Gogo adalah mahluk hidup yang menyerupai manusia, kisah ini merupakan kisah dari mitlogi masyarakat Flores, Indonesia, mungkin hampir sama dengan Leprechaun atau Elf. Dalam bahasa Flores, Ebu Gogo bermakna: Ebu = Nenek Gogo = Pemakan segalanya. Mereka digambarkan sebagai mahluk yang cukup rendah, tinggi mereka hanya berkisar 1 m, tubuh mereka tertutupi oleh bulu, gaya berjalan mereka sedikit canggung dan bahasa mereka terdengar seperti suara orang bergumam, yang dianggap sebagai bahasa mereka. Oleh penduduk pulau Flores mereka disebut sering menirukan apa yang diucapkan oleh penduduk tersebut seperti membeo, selain itu mereka memakan apa saja mentah-mentah mulai dari butiran padi hingga anak anjing dan babi.

7. Fir Bolg
Berdasarkan mitologi Irlandia, Fir Bolg (pada masa itu dipanggil sebagai Eriu) adalah penguasa daerah tersebut sebelum kedatangan Tuatha de Danaan yang dianggap sebagai bangsa yang menyingkirkan Fir Bolg dari Irlandia dan dianggap sebagai dewa-dewa bangsa Irlandia. Raja dari Tuatha, Nueda awalnya meminta sebagian Irlandia untuk ditempati oleh masyarakatnya namun raja dari Fir Bolg menolaknya.
Pada pertempuran berikutnya dalam pertempuran Mag Tuired seluruh wilayah Fir Bolg berhasil ditaklukkan dan raja mereka dibunuh oleh dewa Morigu, walaupun begitu ada perlawanan sengit dari jagoan mereka bernama Sreng untuk menghindari kemusnahan masal, akan hal ini raja dari Tuatha de Danaan tersentuh hatinya akan sikap ksatria dan semangat mereka sehingga memberi mereka seperempat wilayah dari pulau tersebut untuk menjadi milik mereka, Mereka memilih daerah Connacht, namun setelah itu bangsa Fir Bolg menghilang dari mitologi bangsa Irlandia.
Fir Bolg bermakna Manusia dengan tombak, dalam mitologi Irlandia, suku pertama yang datang ke wilayah tersebut adalah 3 grup suku yakni Fir Bolg, Fir Domnann, dan Gaileanga dimana Fir Bolg kemungkinan berasal dari sejarah Belgeae, yang diketahui berasal dari Gaul dan Inggris yang terkait dengan sejarah Builg of Munster.  sedangkan Fir Domnann kemungkinan berasal dari Inggris yakni Dumnonii dan Gaileanga adalah nama lain dari Laigin yang mendirikan Leinster. Ke-3 grup ini kemungkinan adalah masyarakat berbahasa Ivernic yang mendiami Irlandia sebelum kedatangan bangsa Goidelics yang berbahasa Gaelic.
Raja terakhir dari Fir Bolg bernama Eochaid Marc Eirc yang beristrikan Tailtiu yang merupakan ibu angkat bagi Lugh Lamfata yang merupakan ksatria dari Tuatha de Danaan sekaligus dewa matahari.
Versi lain usai kekalahan mereka, Fir Bolg diberikan wilayah di kepulauan Aran dan pesisir sekitarnya, (pulau terbesar dari kepulauan ini adalah Inishmore-Arainn dimana disana terdapat sebuah benteng yang diduga kuat berkaitan dengan Aengus dan Fir Bolg - Dun Aengus).

8. Fomorian
Bangsa ini juga berasal dari mitologi Irlandia, Fomorian, Fomors atau Fomori (bahasa irlandia : Fomóiri, Fomóraig) dianggap sebagai ras manusia setengah dewa yang mendiami Irlandia di masa kuno, Mereka mungkin dulu diyakini sebagai mahluk yang mendahului para dewa seperti para titan di Yunani kuno.
Dikemukakan bahwa mereka adalah perwujudan dari dewa kekacauan dan alam liar yang berkebalikan dengan Tuatha de Danaan yang merupakan dewa peradaban manusia, atau mereka juga bisa disebut sebagai perwujudan dari dewa-dewa bagi populasi Pre-Goidelic di Irlandia.
Berdasarkan catatan kuno dalam Labor Gabala Elenn, suku bangsa Fir Bolg, Nemedians dan Tuatha de Danaan memiliki bahsa yang sama dan kemungkinan berasal dari nenek moyang yg sama, sedangkan Fomorian adalah ras yang sungguh berbeda dan bahasa serta adat istiadat yang berbeda pula.
Walaupun begitu mereka juga terlibat perang dan melakukan perkawinan dengan bangsa Tuatha de Danaan, dimana dalam beberapa kisah, Neit sebagai dewa perang bangsa Irlandia adalah keturunan dari kedua suku ini.
Berdasarkan Etimologi bahasa Irlandia, Fomorian dalam bahasa irlandia kuno adalah Fo Moire sedangkan bahasa Irlandia modern Faoi Muire yang memiliki arti yang berasal dari lautan, hingga kini kaum bajak laut di Irlandia mendapat label Fomorians.

9. Giants/Raksasa
Mitologi dan legenda dari berbagai kultur di dunia ini selalu terdapat kisah mitologi tentang sebuah ras yang memiliki perawakan luar biasa besar dan tinggi serta memiliki kekuatan yang sangat kuat yang disebut sebagai raksasa/giant, yang berasal dari kata gigantes, Yunani kuno.
Dalam berbagai mitologi Indo-Eropa suku bangsa yang besar ini digambarkan sebagai mahluk purba yang diasosikan dengan pembuat kekacauan dan keliarannya. Mereka sering bertentangan dengan para dewa baik itu dalam legenda Yunani Kuno atau pun Legenda bangsa Viking.
Ada juga Raksasa yang disebutkan dalam kitab suci umat kristen dikenal sebagai Goliath dan dalam islam disebut sebagai Jalut. Mereka digambarkan sebagai manusia dengan kekuatan fisik yang super, rentang umur yang panjang dan memiliki pengetahuan yang cukup luas.

10. Salvaje
Salvaje digambarkan sebagai manusia liar yang berbulu, hidup didaerah hutan-hutan Venezuela hingga ke pegunungan Andes di Kolombia. Menurut masyarakat indian Amerika, mereka membangun gubuk-gubuk primitif dan senjata yang sederhana. Mereka sangat berbahaya dimana mereka memiliki tempramen yang cukup galak, pemakan daging (Karnivora), dimana mereka juga memakan manusia yang laki-laki dan membawa pergi yang wanita untuk tujuan pembibitan, sama seperti Abarimon yang biasa dikenali dengan jejak kakinya yang menunjukkan mereka berjalan mundur. Salvaje juga disebut sebagai Vasitri. Keberadaan mahluk ini diketahui berdasarkan catatan dari Baron Alexander Von Humboldt, seorang ahli naturalist terkenal dari Prussia (sekarang Jerman dan Austria) yang melakukan pemetaan untuk area kurang lebih 1700 mil dari sungai Orinoco, ia menuliskan tentang mahluk ini namun ia mengetahui bahwa tidak seorang pun Indian yang ia temui pernah bertemu langsung dengan mahluk ini. Ia menuliskan :"Di orinoco terdapat rumor terdapat keberadaan manusia hutan yang berbulu dan disebut dengan Salvaje, yang menculik para wanita, membangun gubuk, terkadang mereka memakan daging manusia. Orang Tamanacs memanggilnya Im Achi, orang Maypures menyebutnya Vasitri atau Great Devil. Penduduk pribumi dan para misionaris tidak meragukan keberadaan manusia seperti monyet ini,dimana mereka membuat para penduduk ketakutan. Pendeta Gili menerangkan sebuah sejarah yang berhubungan dengan seorang wanita di kota San Carlos, Llanos, Venezuela yang memuji akan kelembutan dan perhatian dari manusia hutan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya pernah hidup beberapa tahun dalam hutan bersama seorang Salvaje dalam sebuah rumah tangga yang harmonis, lalu kemudian karena ia merasa rindu dan lelah hidup jauh dari gereja dan sakramen-sakramen meminta pada para pemburu untuk membawa ia dan anaknya kembali pulang ke kotanya, dimana anaknya juga sedikit berbulu.

10 Mahluk Mitologi Dari Jepang

Kita mengetahui bahwa dunia ini penuh dengan cerita keberadaan mahluk-mahluk atau hewan-hewan aneh yang sebagian besar bersumber dari cerita rakyat (folklore) atau mitologi dan sebagian besar keberadaannya tidak ditemukan ada bukti nyata bahwa mahluk tersebut ada atau memangkah mungkin pernah ada di zaman dahulu, namun sebagian besar mahluk-mahluk itu hanyalah mahluk dongeng sebagai cerita penghantar tidur, yang banyak dijumpai diseluruh belahan dunia. Berikut dibawah ini adalah 10 Mahluk Mitologi dari Jepang:

1. Kirin
Mahluk mitologi satu ini disebutkan asalnya dari China, bentuknya memang kelihatan garang dan menyeramkan namun disebutkan ia hanya menghukum orang yang jahat dan makanannya hanyalah buah-buahan dan sayur-sayuran. Kehadirannya bila tampak oleh orang disekitarnya dianggap sebagai pembawa keberuntungan.
Dalam bahasa Jepang, Jerapah juga disebut Kirin, sehingga orang sering salah arti antara binatang yang asal nya dari Afrika tersebut dengan mahluk mitologi satu ini.

2. Nue
Nue adalah mahluk mitologi seperti Chimera nya Jepang, memiliki kepala Monyet, berbadan Harimau dan memiliki ekor seperti ular beracun.Dianggap sebagai pertanda buruk jika anda berjumpa dengan mahluk ini, Nue disebutkan dapat mengakibatkan seseorang menderita penyakit dengan hanya melakukan kontak mata dengan mahluk ini.
Legenda tentang Nue ini dapat dilihat kembali ke tahun 1153 dimana pada saat itu Minamoto No Yorimasa dianugerahi pedang katana karena telah menebas kepala Nue yang dianggap telah menghina kaisar dan kini pedang tersebut ada di Museum Nasional Tokyo.

3. Baku
Secara sekilas hewan ini tampak seperti seekor Tapir (yang secara bukan kebetulan tapir dalam bahasa jepang juga disebut Baku) mahluk gempal ini memiliki hidung berbelalai seperti gajah dan ia adalah pemakan yang rakus terhadap mimpi-mimpi manusia.
Oleh sebab itu jika orang Jepang mengalami mimpi buruk mereka akan berkata "Saya akan memberikan mimpi tersebut untuk mu Baku!" maka mereka percaya bahwa mereka tidak akan mengalami mimpi buruk lagi. Mahluk Baku ini biasa dijumpai di kuil Buddha di Jepang dan terletak di atap dari bangunan kuil tersebut.

4. Maneki Neko
Sebenarnya ini benar-benar seekor kucing kecuali tapak dan cakar mereka yang sedikit dibesarkan dan berbentuk seperti kucing yang mengajak tos, secara harfiah artinya adalah "Kucing yang memanggil" dan mereka adalah simbol dari keberuntungan dan kemakmuran. Baik dalam kebudayaan China maupun Jepang mengenal mitos ini dimana mereka memajang dirumah atau ditempat usaha mereka sebagai pembawa keberuntungan. Ada beberapa legenda yang menjadi kisah awal mula maneki-neko ini salah satunya adalah kisah mengenai seorang tuan tanah yang kaya pada waktu itu tengah berlindung dibawah sebuah pohon dekat sebuah kuil bernama Gotoku-ji di sebelah barat Tokyo karena tengah badai petir dan hujan, kucing pendeta miskin tersebut tampak olehnya seperti memanggil dan menyuruhnya mengikuti kucing tersebut, tak berapa lama petir menyambar pohon tersebut, sang tuan tanah selamat dan ia berteman akrab dengan pendeta miskin tersebut, sebagai balas budi ia selalu menyumbang dan memakmurkan kuil tersebut. Saat kucing tersebut mati, mungkin itulah kali pertama patung maneki-neko dibuat dari kayu, kini patung maneki-neko di jepang terbuat dari porselin.

5. Namazu-Gami /Dewa Lele (Catfish God)
Di zaman dahulu kala bangsa Jepang percaya bahwa gempa bumi disebabkan  oleh seekor dewa ikan lele yang sangat besar ukurannya tengah meronta jauh dibawah permukaan bumi. Lele raksasa ini merupakan peliharaan dan diawasi oleh dewa Kashima, saat Kashima lengah Namazu akan meronta mencoba melepaskan diri sehingga mengakibatkan gempa bumi, setelah gempa besar di Edo (sekarang bernama Tokyo) tahun 1855, Namazu dipuja sebagai yonaoshi daimyojin (dewa perbaikan).
Beberapa ilmuwan meyakini bahwa kumis panjang dari ikan lele jepang dapat mendeteksi getaran sebelum terjadinya gempa namun sejauh ini bukti kuat untuk mendukung teori ini masih sangat sedikit.

6. Komainu
Biasanya namun tidak selalu, patung hewan ini dibuat dari batu, dimana ia merupakan penjaga disisi-sisi pintu masuk ke kuil Shinto dan mempunyai banyak tugas yang hampir sama seperti Gargoyle di gereja-gereja barat. Selalu berpasangan dimana yang satu dengan mulut terbuka dan yang satunya mulut tertutup.
Disebutkan mulut yang terbuka dan tertutup itu menyerupai mulut yang mengucapkan a (saat mulut terbuka) dan mengucapkan um (saat tertutup) yang jika diucapkan secara bersamaan akan terdengar seperti om dalam bahasa sansekerta yang berarti awal dan akhir.

7. Houou
Mahluk mitologi satu ini dikenal juga sebagai Phoenix nya bangsa Jepang, Mahluk burung yang dilukiskan indah ini merupakan perwakilan dari sebuah Keharmonian dan Ketenangan. Disebutkan bahwa mahluk ini akan turun ke bumi dimasa damai dan akan pergi meninggalkan tempat jika merasa terancam, jadi mungkin tidak mengejutkan bahwa mahluk ini tidak terlihat selama beberapa generasi karena keadaan di jepang dan dunia pada umumnya tidak pernah ada yang namanya kedamaian diseluruh penjuru dunia.
Jika di China maka Phoenix dipasangkan dengan naga sebagai simbol kebahagiaan perkawinan dan juga konflik.

8. Shachihoko
Adalah mahluk mitologi yang merupakan perpaduan dari ikan dan naga dimana ia merupakan penyebab turun nya hujan, oleh sebab itu bangunan tradisional jepang banyak memasang patung binatang ini diatap rumah mereka supaya terhindar dari bahaya kebakaran.
Shachi sendiri dalam bahasa Jepang berarti Orca atau Paus pembunuh (Killer Whale). Beberapa teori berspekulasi bahwa Shachihoko dan Cetaceans (Keluarga ikan Paus) adalah sama.

9. Dragon (Naga)
Mahluk raksasa, berbadan seperti ular, merupakan jenis mahluk mitologi yang hampir dikenal diseluruh dunia, dimana ditiap penjuru dunia mereka memiliki hewan mitologi berupa naga, termasuk Indonesia. Naga Jepang disebutkan mampu mengeluarkan nafas baik itu berupa api dan air, Baik dalam mitologi cina, jepang, korea mereka adalah mahluk mitologi yang tangguh dan dihormati sebagai binatang suci.
Di Jepang disebutkan terdapat istana raja naga (Ryugu) yang terletak didasar laut dekat pulau Okinawa (Ryukyu).

10. Gama's Toad (Kodok Gama)
Merupakan hewan mitologi seekor kodok berkaki tiga, merupakan hewan peliharaan Gama Sennin, yang mirip dengan cerita dari China tentang salah satu dari delapan dewa Tao dari China, Liu Hai yang belajar rahasia keabadian dari seekor kodok berkaki tiga yang bernama Chan Cu. Disebutkan bahwa diduga Gama Sennin menemukan mahluk kecil ini disebuah sumur dan sejak itu mereka menjadi teman baik.
Disebutkan Kodok Gama ini dapat menghembuskan awan yang digambarkan sebagai "Nafas Kehidupan" yang menjiwai seluruh mahluk hidup.