Tampilkan postingan dengan label legenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label legenda. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Mei 2017

Cerita Myth Legenda Mesir Kuno : Wanita Bersandal Mawar Merah

Mungkin ini adalah kisah Cinderella yang pertamakali diceritakan didunia ini. Apakah penyair barat menjiplak dari kisah ini? kita tidak tahu pasti namun kisah ini merupakan kisah mythology yang bercerita di masa-masa akhir kerajaan Mesir Kuno.

Di Akhir masa kerajaan Mesir kuno, hanya beberapa dekade sebelum kerajaan tersebut ditaklukkan oleh Persia, Kerajaan Mesir diperintah oleh seorang Firaun bernama Amasis.
Amasis menyadari bahwa kerajaannya dalam bahaya menghadapi invasi Persia dibawah pimpinan Cyrus yang saat itu mendominasi dunia, oleh sebab itu untuk memperkuat negaranya ia menjalin aliansi dengan Yunani dengan menyambut sebanyak mungkin warga Yunani yang hendak menetap maupun berdagang di Mesir. Amasis bahkan memberikan sebuah wilayah yang bernama Naucratis buat para pemukim Yunani untuk menjadi wilayah mereka sendiri.

Naucratis yang tak jauh letaknya dari muara sungai Nil yang mengalir ke laut di Canopus hiduplah seorang pedagang kaya dari Yunani yang bernama Charaxos, dan ia berasal dari Pulau Lesbos di Yunani. Penyair wanita terkenal Sappho adalah saudarinya, namun ia lebih banyak menghabiskan usianya dengan berdagang di Mesir dan dimasa tuanya ia bermukim di Naucratis.

Pada satu hari Charaxos tengah berjalan di sebuah pasar dan melihat ada keramaian dimana orang-orang berkumpul ditempat jual beli para budak. Karena rasa keingintahuan nya yang cukup besar membuat ia melangkahkan kakinya menuju keramaian tersebut dan ia melihat bahwa orang-orang disana tengah memperhatikan seorang wanita yang sangat cantik yang dikurung dalam sebuah kerangkeng dari batu untuk dijual.
Wanita tersebut tampaknya seorang wanita dari Yunani karena kulitnya yang putih dan pipinya yang merona seperti bunga mawar yang merekah, Charaxos hanya bisa menahan nafas karena ia tidak pernah melihat wanita secantik itu sebelumnya.
Akibatnya ketika proses lelang dimulai, Charaxos bertekad bahwa ia harus memangkan lelang tersebut untuk dapat membeli sang wanita, karena ia adalah pedagang terkaya diantara semua pedagang di Naucratis, ia berhasil memenangkan proses lelang tersebut tanpa banyak kesulitan.

Setelah berhasil membawa wanita tersebut pulang, Charaxos mengetahui bahwa sang wanita bernama Rhodopis yang mengaku bahwa ia telah diculik oleh segerombolan bajak laut dari rumahnya di daerah utara Yunani saat ia masih kecil. Lalu gerombolan penyamun laut tersebut menjualnya pada seorang pria kaya dipulau Samos yang memiliki banyak budak.
Rhodopis tumbuh besar di pulau tersebut, ia mempunyai seorang sahabat yang juga budak, seorang pria bertubuh kecil dan wajahnya jelek bernama Aesop. Aesop sangat baik hati dimana ia sering menceritakan kisah-kisah memikat seperti dongeng tentang burung-burung, binatang dan manusia kepada Rhodopis.
Namun ketika Rhodopis telah menginjak usia dewasa sang tuan ingin memperoleh uang dengan jalan menjual sang gadis ke Naucritus untuk dibeli oleh pria-pria kaya disana.

Charaxos mendengarkan kisah sang gadis dengan seksama dan merasa sangat kasihan dengan nasib sang gadis. Charaxos menjadi tergila-gila pada Rhodopis, ia memberikan rumah yang sangat indah pada sang gadis dengan sebuah taman ditengah-tengah rumah tersebut, ia juga memberikan Rhodopis budak-budak wanita untuk dijadikan dayang-dayang yang siap untuk melayani sang gadis serta selalu memberikan hadiah baik itu perhiasan maupun pakaian yang mewah dan memanjakan Rhodopis seolah-olah ia adalah putrinya sendiri.

Pada suatu hari terjadi kejadian yang aneh dimana Rhodopis tengah mandi di kolam marmer di taman rahasia yang terdapat ditengah-tengah rumahnya. Para budak wanita memegangi pakaian sekaligus menjaga perhiasan Rhodopis termasuk sandal mawar merah kesayangannya. Rhodopis bermalas-malasan dikolam yang diisi oleh air dingin dipanas hari yang sangat terik di Mesir, apalagi dibagian Utara Mesir yang sangat panas.
Tiba-tiba ketika semuanya tampak menjadi tenang dan damai, seekor elang tiba-tiba datang menukik turun dari langit biru yang jernih menyerang kumpulan budak-budak yang tengah berada ditepi kolam, para budak wanita tersebut menjerit ketakutan dan menjatuhkan semua yang mereka pegang, mereka melarikan diri untuk bersembunyi diantara pepohonan dan bunga-bunga yang ada ditaman tersebut.
Rhodopis pun bangkit dari kolam dan berdiri dengan punggung membelakangi pancuran kolam marmer tersebut, ia menatap dengan mata yang melebar karena kaget.

Namun sang elang tidak memperdulikan seorangpun, namun ia hanya menukik dan mengambil sebelah pasang dari sandal mawar merah milik Rhodopis kemudian melambung tinggi keudara dengan sayapnya yang besar dan dengan mencengkram sandal tersebut ia terbang keselatan ke lembah diatas sungai nil.

Rhodopis pun sedih dan menangis karena kehilangan sebelah pasang sendalnya karena ia yakin bahwa ia mungkin tidak akan mendapatkan lagi pasangan sandalnya tersebut, dan juga menyesal karena ia telah kehilangan barang berharga yang telah diberikan oleh Charaxos kepadanya.

Namun sang elang tampaknya seperti telah dikirim oleh para dewa, mungkin oleh Horus yang mana ia juga dilambangkan sebagai seekor burung. Burung tersebut terbang lurus mengikuti sungai Nil menuju Memphis, lalu burung tersebut menukik turun menuju ke istana.

Pada saat itu sang Firaun tengah berada di ruang pengadilan untuk mengadili rakyatnya maupun mendengarkan keluhan-keluhan yang diajukan oleh rakyatnya.
Sang elang turun dan menukik serta tiba-tiba menjatuhkan sandal milik Rhodopis dipangkuan sang Firaun.
Rakyat yang tengah berkumpul memekik dan ketakutan menyaksikan hal tersebut karena seekor elang tiba-tiba menukik turun kearah mereka, Amasis sendiri sebenarnya juga terperanjat kaget akan hal tersebut. Namun ketika ia mengangkat sandal mawar merah itu ia sangat mengagumi pengerjaan yang sangat halus untuk sebuah barang yang berukuran kecil. Sang Firaun Amasis merasa bahwa sepasang kaki yang memakai sandal tersebut mestilah seorang wanita yang memiliki sepasang kaki yang indah dan merupakan wanita tercantik didunia.

Tak lama kemudian, terpesona oleh sebelah pasang dari sandal tersebut, Amasis mengeluarkan decrit yang berbunyi:
"Para utusan saya akan memasuki seluruh kota-kota baik itu yang di Delta maupun jika perlu hingga ke Mesir Hulu sampai ke perbatasan kerajaanku. Bersama mereka akan dibawa sebelah pasang sandal mawar merah ini yang oleh burung dewa Horus telah berikan kepada saya dan mereka akan menguji bahwa siapa pemilik kaki dari sandal ini akan menjadi istri dari Firaun!"
Lalu para utusan Firaun tersebut bersujud dan berujar,"Hidup Firaun,semoga sehat selalu, dan kekuatan bagi Firaun! Firaun telah berbicara dan perintahnya akan ditaati"

Lalu para pembawa pesan dari Firaun tersebut meninggalkan Memphis menuju Heliopolis, Tanis dan Canopus hingga akhirnya mereka sampai di Naucratis. Disana mereka mendengar tentang keberadaan seorang saudara kaya bernama Charaxos yang mana ia telah membeli seorang wanita sangat cantik dari Yunani di pasar budak, mereka mendengar juga bagaimana Charaxos telah memanjakan sang wanita dengan seluruh harta kekayaannya seolah-olah sang wanita adalah seorang putri yang dijaga oleh para dewa.

Para utusan tersebut kemudian menuju kerumah Charaxos yang terletak di tepi sungai Nil. Disana mereka menjumpai Rhodopis yang tengah berada di tamannya ditepi kolam.
Singkat cerita saat para utusan menunjukkan sebelah pasang dari sandal nya yang hilang di curi oleh burung Elang, Rhodopis menjerit kesenangan karena ia tahu bahwa sebelah pasang sandal itu adalah miliknya yang telah ditemukan. Lalu Rhodopis memberikan kakinya untuk dipakaikan sandal tersebut apakah sandal tersebut memang pas dikakinya. Kemudian Rhodopis memanggil seorang budak wanita untuk mengambilkan sebelah pasang lagi dari sandal tersebut yang ia simpan dengan hati-hati dalam sebuah kotak seusai kejadian pengalaman nya yang aneh dengan elang yang tiba-tiba mengambil sebelah pasang sandalnya.

Lalu para utusan menyadari bahwa gadis inilah yang harus mereka cari seperti titah Firaun kepada mereka, lalu mereka semua bersujud dan berujar,"Tuhan yang baik Firaun Amasis, hidup,kesehatan dan kekuatan bagi Firaun! Diharap anda segera datang ke istananya di Memphis. Disana anda akan diperlakukan dengan sangat hormat dan diberi posisi yang tertinggi di harem nya, Karena ia percaya  Horus, putra Isis dan dan Osiris telah mengirimkan elang untuk membawa sandal mawar merah, yang menyebabkan Ia mencari anda"

Perintah tersebut tidak bisa dibantah, karena merupakan titah dari Firaun sang penguasa Mesir, Rhodopis mengucapkan selamat tinggal pada Chraxos, yang mana sang pria perasaannya terpecah antara suka cita akan nasib baik Rhodopis yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri namun ia juga sedih karena harus berpisah dengan Rhodopis, yang berangkat ke Memphis.

Disaat Rhodopis tiba di Memphis, Amasis terpesona oleh kecantikannya, Ia yakin bahwa Dewa telah mengirimkan wanita ini untuknya, ia tidak jadi membawa wanita ini ke lokasi haremnya namun ia mengambil Rhodopis sebagai ratunya, permaisuri kerajaan Mesir.
Seperti kisah klasik romantis lainnya, keduanya hidup berbahagia sepanjang sisa hidup mereka dan mereka meninggal hanya setahun sebelum invasi yang dilakukan oleh bangsa Persia ke Mesir.


10 Penghuni Bumi Yang Melegenda

Sepanjang sejarah peradaban manusia di bumi ini telah banyak berkembang cerita-cerita mengenai keberadaan sebuah suku bangsa didunia ini yang melegenda, bukan karena kemajuan peradaban mereka namun karena atribut fisik mereka yang tampak berbeda dari manusia normal namun tetap saja mereka termasuk dalam ras humanoid. Berikut dibawah ini adalah 10 daftar ras legendaris di dunia :

1. Abarimon
Abarimon adalah nama untuk sebuah ras pribumi yang mendiami sebuah wilayah dengan nama yang sama di daerah pegunungan (Imus) Himalaya. Ras ini disebutkan memiliki bentuk fisik yang aneh dimana bentuk kaki mereka tidak sama seperti manusia biasa, bentuk kaki mereka terbalik dibandingkan manusia. Walaupun bentuk kaki mereka yang seperti manusia cacat namun mereka mampu berlari dengan kencang, mereka hidup berdampingan dengan binatang liar dan upaya untuk dapat menangkap mereka gagal karena mereka begitu liar.
Selain itu kendalanya adalah kualitas udara ditempat itu yang berbeda dibandingkan ditempat lain, jika dihirup dalam waktu yang lama akan sulit untuk menghirup jenis udara yang lain sehingga mahluk hidup yang mendatangi wilayah tersebut akan sulit meninggalkan lokasi tersebut dalam keadaan hidup. Karekteristik yang unik tersebut menolong lembah tersebut terlindungi dan menyimpan rahasia dimana lokasi tepatnya lembah Abarimon ini.
Abarimon digambarkan sebagai ras yang tak tersentuh peradaban, mereka masih telanjang, namun mereka sering memakai topeng dibelakang kepala mereka sehingga tidak hanya jejak kaki mereka yang menipu orang yang hendak menangkap mereka namun dengan topeng itu orang-orang yang melihat mereka dari kejauhan bahwa mereka adalah manusia normal dengan kaki normal.
Orang-orang Abarimon ini pertama kali dikabarkan oleh Pliny the Elder dalam bukunya Natural History (VII 11) lalu ditulis juga oleh Aulus Gellius dalam bukunya Attic Nights, sebuah buku tentang grammar, filosofi, sejarah, antiquarisme dll.
Abarimon mirip dengan Ciguapa di Dominika

2. Abatwa
Abatwa adalah ras manusia dari mitology masyarakat Zulu di Afrika bagian selatan, mereka digambarkan sebagai manusia yang sangat kecil wujudnya, dimana mereka mampu bersembunyi diantara rerimbunan rerumputan sehingga saking kecilnya mereka dapat mengendarai semut. ras Abatwa adalah masyarakat yang hidup dalam pola nomaden, mereka akan berpindah-pindah tempat dalam upaya perburuan mereka.
Legenda menyatakan bahwa jika seseorang ternyata kebetulan bertemu dengan seorang Abatwa, maka ia akan ditanyakan sebuah pertanyaan yang selalu sama, "Dimana pertamakali kamu melihat saya?:", orang tersebut harus menjawab sewaktu di gunung atau ditempat yang jauh, karena mereka sangat sensitif dengan ukuran tubuh mereka, jika anda mengatakan bahwa itu adalah pertamakali anda melihat mereka, maka mereka akan mencoba membunuh anda dengan panah beracun yg mereka bawa. Jika anda juga secara tidak sengaja menginjak Abatwa maka dipastikan bahwa anda akan mendapatkan pembalasan dari mereka.
Karena sifat alamiah mereka yang pemalu, dikarenakan oleh ukuran tubuh mereka, mereka hanya bertoleransi jika dilihat oleh seorang anak kecil (disebutkan oleh anak berusia umur 4 tahun kebawah), oleh penyihir dan wanita hamil. Jika seorang wanita hamil dalam masa kehamilan 7 bulan melihat seprang laki-laki Abatwa maka disebutkan bahwa dia akan melahirkan bayi laki-laki.

3. Anthropophagi
Anthropophagi atau oleh orang Yunani disebut sebagai Anthropopagus merupakan sebuah ras mitologi yang digambarkan sebagai masyarakat kanibal yang pertamakali dijelaskan oleh Herodotus dalam bukunya Histories as Androphagi (Sejarah para pemakan manusia).
William Shakespeare juga ada menuliskan tentang ras ini dalam karyanya yang berjudul The Merry Wives of Windsor (1602) dan dalam karyanya Othello (1605) yang berdasarkan cerita rakyat dan myth masyarakat Inggris. Dalam Othello Anthropophagi keliru disamakan dengan Blemmyes, sebuah pendapat yang keliru, dimana Blemmyes tidak memiliki kepala dan seluruh bagian wajah mereka ada di dada mereka, sedangkan Anthropophagi adalah ras pemakan manusia. Herodotus menyatakan bahwa ras ini adalah suku-suku yang hidup dekat wilayah Scythia, Herodotus menyatakan :"Sifat dari suku ini adalah lebih liar daripada ras-ras lainnya, mereka tidak memiliki aturan hukum atau juga pemerintahan, yang diatur oleh undang-undang. Mereka adalah masyarakat Nomaden dan mereka berpakaian seperti suku lainnya di Scythia, namun bahasa mereka adalah bahasa khas yang berbeda dgn bahasa lainnya.Dan berbeda dari suku lainnya, mereka adalah kanibal"
Mungkin sebuah catatan dari Pliny the Elder, dalam bukunya Natural Historia bisa menjelaskan kekeliruan Shakespeare yang menyamakan ras ini dengan Blemmyes, Pliny the Elder menyatakan bahwa ada sebuah ras di Scythia yang kanibal dan mereka memakai kulit wajah manusia yang mereka bunuh pada dada mereka.



4. Basajaun
Ras ini berdasarkan dari Mitologi bangsa Basque, sebuah ras manusia kuno yang berperawakan besar dan tegap, mereka adalah manusia liar berbulu yang dianggap sebagai pembangun kebudayaan Megalith (kebudayaan batu besar). Basajaun memiliki arti "Penguasa Hutan". Mereka pernah mendiami pegunungan Pyrenees Basque dibagian utara Spanyol dan Prancis Selatan. Mereka memiliki ketrampilan dibidang ilmu sihir dan memiliki perawakan cukup tinggi antara 2-3 m. Memiliki rambut berwarna gelap kemerahan dan memiliki panjang hingga ke lutut mereka. Mereka sangat cepat dan kuat, mahluk berbulu dengan karakteristik hewan.Mereka mengawasi hutan dan seluruh mahluk liar. Mereka disebut juga sebagai Penguasa alam liar, dan juga dianggap sebagai pelindung ternak dimana jika badai akan tiba, Basajaun akan berteriak memberi peringatan kepada para gembala, mereka juga akan mencegah para serigala yang akan mendekati sekawanan ternak. Legenda Basque menyatakan bahwa mereka lah pertama kali yang melakukan cocok tanam dan budidaya hewan dan ternak di bumi ini. Manusia memperoleh hak guna usaha untuk berbudidaya saat mereka berhasil menang taruhan atas Basajaun, Manusia mencuri benih yang telah ditebar oleh Basajaun, lalu ia kembali ke masyarakatnya untuk mengajar Manusia menghasilkan makanan.

5. Dziwozony
Dziwozony adalah sebuah ras wanita liar yang memiliki tubuh cukup tinggi yang hidup di kawasan hutan Polandia, mereka juga disebut sebagai Mamuna Swamp devil ( setan rawa mamuna). Kemungkinan awal cerita mengenai Dziwozony ini berasal dari mitologi Rusia, namun berdasarkan fakta bahwa mereka ini adalah variasi dari cerita mitologi wanita suku Amazon dari legenda Yunani.
Mereka akan menyerang orang yang masuk kewilayah mereka dan terkadang mereka akan menculik pria muda untuk mereka jadikan suami dan akan membunuh pria tersebut setelah mereka melahirkan anak.
Dziwozony berdasarkan cerita penduduk Polandia meletakkan buah dada mereka dibahu supaya mereka dapat berlari dengan cepat, melakukan tindakan licik diantaranya sabotase bahan makanan hingga mengganti bayi manusia dengan bayi hewan dll

6. Ebu Gogo
Ebu Gogo adalah mahluk hidup yang menyerupai manusia, kisah ini merupakan kisah dari mitlogi masyarakat Flores, Indonesia, mungkin hampir sama dengan Leprechaun atau Elf. Dalam bahasa Flores, Ebu Gogo bermakna: Ebu = Nenek Gogo = Pemakan segalanya. Mereka digambarkan sebagai mahluk yang cukup rendah, tinggi mereka hanya berkisar 1 m, tubuh mereka tertutupi oleh bulu, gaya berjalan mereka sedikit canggung dan bahasa mereka terdengar seperti suara orang bergumam, yang dianggap sebagai bahasa mereka. Oleh penduduk pulau Flores mereka disebut sering menirukan apa yang diucapkan oleh penduduk tersebut seperti membeo, selain itu mereka memakan apa saja mentah-mentah mulai dari butiran padi hingga anak anjing dan babi.

7. Fir Bolg
Berdasarkan mitologi Irlandia, Fir Bolg (pada masa itu dipanggil sebagai Eriu) adalah penguasa daerah tersebut sebelum kedatangan Tuatha de Danaan yang dianggap sebagai bangsa yang menyingkirkan Fir Bolg dari Irlandia dan dianggap sebagai dewa-dewa bangsa Irlandia. Raja dari Tuatha, Nueda awalnya meminta sebagian Irlandia untuk ditempati oleh masyarakatnya namun raja dari Fir Bolg menolaknya.
Pada pertempuran berikutnya dalam pertempuran Mag Tuired seluruh wilayah Fir Bolg berhasil ditaklukkan dan raja mereka dibunuh oleh dewa Morigu, walaupun begitu ada perlawanan sengit dari jagoan mereka bernama Sreng untuk menghindari kemusnahan masal, akan hal ini raja dari Tuatha de Danaan tersentuh hatinya akan sikap ksatria dan semangat mereka sehingga memberi mereka seperempat wilayah dari pulau tersebut untuk menjadi milik mereka, Mereka memilih daerah Connacht, namun setelah itu bangsa Fir Bolg menghilang dari mitologi bangsa Irlandia.
Fir Bolg bermakna Manusia dengan tombak, dalam mitologi Irlandia, suku pertama yang datang ke wilayah tersebut adalah 3 grup suku yakni Fir Bolg, Fir Domnann, dan Gaileanga dimana Fir Bolg kemungkinan berasal dari sejarah Belgeae, yang diketahui berasal dari Gaul dan Inggris yang terkait dengan sejarah Builg of Munster.  sedangkan Fir Domnann kemungkinan berasal dari Inggris yakni Dumnonii dan Gaileanga adalah nama lain dari Laigin yang mendirikan Leinster. Ke-3 grup ini kemungkinan adalah masyarakat berbahasa Ivernic yang mendiami Irlandia sebelum kedatangan bangsa Goidelics yang berbahasa Gaelic.
Raja terakhir dari Fir Bolg bernama Eochaid Marc Eirc yang beristrikan Tailtiu yang merupakan ibu angkat bagi Lugh Lamfata yang merupakan ksatria dari Tuatha de Danaan sekaligus dewa matahari.
Versi lain usai kekalahan mereka, Fir Bolg diberikan wilayah di kepulauan Aran dan pesisir sekitarnya, (pulau terbesar dari kepulauan ini adalah Inishmore-Arainn dimana disana terdapat sebuah benteng yang diduga kuat berkaitan dengan Aengus dan Fir Bolg - Dun Aengus).

8. Fomorian
Bangsa ini juga berasal dari mitologi Irlandia, Fomorian, Fomors atau Fomori (bahasa irlandia : Fomóiri, Fomóraig) dianggap sebagai ras manusia setengah dewa yang mendiami Irlandia di masa kuno, Mereka mungkin dulu diyakini sebagai mahluk yang mendahului para dewa seperti para titan di Yunani kuno.
Dikemukakan bahwa mereka adalah perwujudan dari dewa kekacauan dan alam liar yang berkebalikan dengan Tuatha de Danaan yang merupakan dewa peradaban manusia, atau mereka juga bisa disebut sebagai perwujudan dari dewa-dewa bagi populasi Pre-Goidelic di Irlandia.
Berdasarkan catatan kuno dalam Labor Gabala Elenn, suku bangsa Fir Bolg, Nemedians dan Tuatha de Danaan memiliki bahsa yang sama dan kemungkinan berasal dari nenek moyang yg sama, sedangkan Fomorian adalah ras yang sungguh berbeda dan bahasa serta adat istiadat yang berbeda pula.
Walaupun begitu mereka juga terlibat perang dan melakukan perkawinan dengan bangsa Tuatha de Danaan, dimana dalam beberapa kisah, Neit sebagai dewa perang bangsa Irlandia adalah keturunan dari kedua suku ini.
Berdasarkan Etimologi bahasa Irlandia, Fomorian dalam bahasa irlandia kuno adalah Fo Moire sedangkan bahasa Irlandia modern Faoi Muire yang memiliki arti yang berasal dari lautan, hingga kini kaum bajak laut di Irlandia mendapat label Fomorians.

9. Giants/Raksasa
Mitologi dan legenda dari berbagai kultur di dunia ini selalu terdapat kisah mitologi tentang sebuah ras yang memiliki perawakan luar biasa besar dan tinggi serta memiliki kekuatan yang sangat kuat yang disebut sebagai raksasa/giant, yang berasal dari kata gigantes, Yunani kuno.
Dalam berbagai mitologi Indo-Eropa suku bangsa yang besar ini digambarkan sebagai mahluk purba yang diasosikan dengan pembuat kekacauan dan keliarannya. Mereka sering bertentangan dengan para dewa baik itu dalam legenda Yunani Kuno atau pun Legenda bangsa Viking.
Ada juga Raksasa yang disebutkan dalam kitab suci umat kristen dikenal sebagai Goliath dan dalam islam disebut sebagai Jalut. Mereka digambarkan sebagai manusia dengan kekuatan fisik yang super, rentang umur yang panjang dan memiliki pengetahuan yang cukup luas.

10. Salvaje
Salvaje digambarkan sebagai manusia liar yang berbulu, hidup didaerah hutan-hutan Venezuela hingga ke pegunungan Andes di Kolombia. Menurut masyarakat indian Amerika, mereka membangun gubuk-gubuk primitif dan senjata yang sederhana. Mereka sangat berbahaya dimana mereka memiliki tempramen yang cukup galak, pemakan daging (Karnivora), dimana mereka juga memakan manusia yang laki-laki dan membawa pergi yang wanita untuk tujuan pembibitan, sama seperti Abarimon yang biasa dikenali dengan jejak kakinya yang menunjukkan mereka berjalan mundur. Salvaje juga disebut sebagai Vasitri. Keberadaan mahluk ini diketahui berdasarkan catatan dari Baron Alexander Von Humboldt, seorang ahli naturalist terkenal dari Prussia (sekarang Jerman dan Austria) yang melakukan pemetaan untuk area kurang lebih 1700 mil dari sungai Orinoco, ia menuliskan tentang mahluk ini namun ia mengetahui bahwa tidak seorang pun Indian yang ia temui pernah bertemu langsung dengan mahluk ini. Ia menuliskan :"Di orinoco terdapat rumor terdapat keberadaan manusia hutan yang berbulu dan disebut dengan Salvaje, yang menculik para wanita, membangun gubuk, terkadang mereka memakan daging manusia. Orang Tamanacs memanggilnya Im Achi, orang Maypures menyebutnya Vasitri atau Great Devil. Penduduk pribumi dan para misionaris tidak meragukan keberadaan manusia seperti monyet ini,dimana mereka membuat para penduduk ketakutan. Pendeta Gili menerangkan sebuah sejarah yang berhubungan dengan seorang wanita di kota San Carlos, Llanos, Venezuela yang memuji akan kelembutan dan perhatian dari manusia hutan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya pernah hidup beberapa tahun dalam hutan bersama seorang Salvaje dalam sebuah rumah tangga yang harmonis, lalu kemudian karena ia merasa rindu dan lelah hidup jauh dari gereja dan sakramen-sakramen meminta pada para pemburu untuk membawa ia dan anaknya kembali pulang ke kotanya, dimana anaknya juga sedikit berbulu.

Rabu, 26 April 2017

8 Tempat Paling Menyeramkan di Dunia Dan Penjelasannya

Artikel kali ini kita akan berkeliling dunia, melihat delapan tempat yang dianggap menyeramkan, tempat-tempat yang mendorong kita pada pikiran akan hal-hal mengerikan, gila, serta horor. Untuk beberapa kasus, urban legend ada yang memberikan penjelasan mengenai keangkeran yang menyertainya. Untuk masyarakat lain, yang bukan budaya dari tradisi tersebut mungkin dianggap aneh dan mengerikan, namun terlihat biasa bagi yang melakukannya, namun semuanya akan tetap melekat dalam pikiran anda dan mengantui mimpi anda akan kegelapan dan kengerian dimasa depan.

Saya akan memulai dengan sesuatu yang ringan dimulai dari Himachal Pradesh, negara bagian India :

8. Api Abadi di Kuil Jwala Devi. (Eternal Flames at Jwala Devi Temple)
Kuil-kuil hindu di India terkenal banyak yang memiliki api yang terus menerus menyala, disebutkan bahwa api tersebut bersumber dari 9 batu yang terletak ditanah. Legenda mengatakan bahwa api ini tidak dapat dipadamkan walaupun tidak ada sumber pengapian yang terlihat.Disebutkan bahwa ini adalah manifestasi dari dewi itu sendiri.Itu sebabnya tidak ada dewa lain yang dipuja di kuil ini.
Menurut tradisi Hindu, Dewi Sati yang merupakan istri pertama dari Syiwa membunuh dirinya dengan membakar diri menggunakan kekuatan yoganya. Wisnu mengambil potongan tubuh Sati dan memotongnya menjadi 51 bagian, menyebarkan nya keseluruh india dimana masing-masing tempat potongan tubuh ini disebar menjadi tempat suci, dan tempat dimana lidah Sati mendarat disanalah dibangun Kuil Jwala Devi tempat dimana kobaran api tersebut masih menyala hingga kini.

Namun ilmuwan kini menjelaskan fenomena ini dimana selain kuil tersebut, kota Jwalamukhi terkenal akan produksi minyak dan gas buminya bagi perusahaan minyak India.Setelah disurvey pertamakali tahun 1835, eksplorasi pertama pengeboran gas didaerah tersebut dimulai tahun 1980. Namun karena minyak tak pernah mengalir dan tambang tidak ada yang berkembang secara komersial. Namun pemeriksaan lebih teliti terhadap api dikuil tersebut menunjukkan bahwa adanya pipa tembaga yang terhubung dengan api tersebut. Diluar, batu yang berlubang terisi air menunjukkan gelembung air yang terus menerus yang mengindikasikan adanya gas alam, namun tidak jelas apakah pipa tembaga tersebut merupakan pipa milik pemerintah kota untuk menyalurkan gas kerumah-rumah ataukah pipa yang ditanamkan kesumber tambang gas.

7. Pekuburan Ruang Bawah Tanah di New Haven (New Haven's Cemetery Basement).
Sebenarnya tidak umum atau lumrah jika sebuah gereja-gereja tua memiliki area pemakaman untuk mengubur mayat di ruang bawah tanah gereja tersebut. Namun Gereja Pusat di New Haven, Connecticut merupakan hal lain dimana diruang bawah tanah gereja itu secara normal dimakamkan mayat dalam peti mati yang dikubur sedalam 6 meter dan memakai nisan konvensional. Jika berjalan diruang bawah tanah gereja tersebut layaknya kita berjalan disebuah pemakaman umum lainnya. Namun mengapa Gereja tersebut melakukan hal ini?
Ternyata penjelasan akan hal tersebut sangat elegan dan sederhana, karena sebenarnya makam-makam tersebut sudah ada sebelum gereja tersebut didirikan, dibangun diatas kuburan pada tahun 1812. Tanah diluar area makam tersebut ditinggikan dan gereja dibangun diatasnya sehingga kini tampak sepertinya gereja tersebut dibangun diatas tanah datar, dan gereja tersebut berada dilantai dasar, padahal jika kita melihat ke bagian pekuburan itu maka akan tampak bahwa lantai dasar sebenarnya adalah area pekuburan itu.Kelembapan telah mengikis batu nisan dan telah menjadi masalah, sehingga tanah diatasnya telah diberi aspal dan tembok dengan batu kering untuk memungkinkan drainase yang lebih baik. Jadi anda tidak pernah tahu bahwa anda sesungguhnya berada diatas sebuah pemakaman yang telah ada sebelum tahun 1812.

6. Mapimi Silent Zone
Di bagian Utara Meksiko Tengah, terdapat daerah yang dikenal dengan sebutan La Zone del Silencio, atau the silent zone/ zona keheningan.Daerah yang terletak disekitar gurun ini disebutkan bahwa baik radio, kompas dan peralatan elektronika lainnya tidak bisa berfungsi. Hal ini ditambahi dengan banyaknya cerita mengenai UFO, begitu juga dengan Vortisitas Magnet, daerah kunjungan Alien, tempat tanaman dan hewan bermutasi, dan semua fenomena aneh lainnya yang disebutkan oleh orang-orang mengenai tempat ini. Namun tidak ada foto atau dokumentasi namun hanya cerita dan kisah hantu saja.
Kenapa cerita tentang tempat ini ada? sebenarnya kisah ini tidak ada muncul sebelum tahun 1970, Kisah ini muncul setelah sebuah rudal misil Amerika yang berasal dari pangkalan misil White Sand di New Mexico dalam sebuah ujicoba melenceng dari jalurnya dan jatuh di lembah gurun Bolson de Mapimi. Militer Amerika berhasil menemukan lokasi jatuhnya misil tersebut dan membersihkan sisa-sisa rudal termasuk areal tanah yang terbakar akibat terkontaminasi oleh rudal tersebut. Kisah selanjutnya berkembang menjadi hal-hal yang ditambah-tambahi berawal dari seorang pria lokal bernama Jaime yang disewa oleh tentara Amerika selama masa pembersihan, ia mempromosikan cerita versinya kepada surat kabar karena berpikir bahwa ia dapat menjual cerita dan banyak uang dari sebuah cerita aneh dan menarik pada surat kabar. Jaime tewas dalam sebuah perkelahian di bar sehingga cerita-cerita tentang daerah tersebut tumbuh berdasarkan kisah-kisah yang pernah ia ceritakan.

5. Kuburan bawah tanah di Okinawa
Pada perang dunia II merupakan era dimana banyak sekali dibangunnya bungker di pulau Okinawa, namun satu secara khusus memiliki sejarah yang mengerikan. Markas besar Jepang di distrik Okinawa dibangun didalamnya terowongan sepanjang 450 m kesisi bukit yang menghadap kearah pangkalan angkatan laut Jepang di Okinawa. Ketika terowongan ini dibuka pada tahun 1950an ditemukan sisa-sisa lebih dari 4000 mayat tentara Jepang.
Mengapa hal ini bisa terjadi? ketika Marinir Amerika menguasai Okinawa pada bulan Juni 1945, Laksamana Jepang, Minoru Ota komandan semenanjung Oraku, memerintahkan semua pasukannya untuk bunuh diri dan meninggal bersama 4000 anak buahnya didalam bungker bawah tanah kecuali beberapa yang tidak mematuhi perintah dan berharap dapat melawan dengan sia-sia terhadap pasukan musuh. Kerusakan akibat granat dapat dilihat sisa-sisanya pada dinding terowongan tersebut. Sebagian besar kantor markas besar Jepang saat itu telah dibuka untuk umum sejak tahun 1970.

4. Danau Kerangka di Roopkund (The Skeleton Lake of Roopkund)
Terletak didataran tinggi pegunungan Himalaya dengan ketinggian 5000 m (16.500 kaki) diatas permukaan laut terdapat sebuah danau kecil, bahkan lebih kecil dari sebuah lapangan sepakbola, lebih tepatnya seperti telaga, namun sepanjang sisi nya terdapat banyak kerangka manusia setidaknya ada 600 orang, tidak ada yang tahu siapa mereka dan apa yang mereka lakukan disana atau bagaimana mereka tewas. Lokasinya sangat jauh dan tidak mudah untuk diakses yang membuat hampir seluruh teori menjelaskan hal ini menjadi berantakan.
Penelitian terbaru menimbulkan banyak pertanyaan sebanyak jawaban yang telah mereka jelaskan. Berdasarkan penanggalan karbon usia rangka tersebut sekitar 850 tahun ± 30 tahun. Dari contoh sampel 31 rangka yang diambil terdapat setidaknya 2 etnis yang berbeda. Salahsatunya adalah suku setempat berukuran lebih kecil dan satu kelompok suku lainnya lebih tinggi perawakannya dan berasal dari Maharastha. Sebagian besar adalah pria dewasa namun wanita dan remaja juga ditemukan, jika beranggapan bahwa mereka bertempur disana, tidak ada senjata yang ditemukan maupun artifak lainnya selain menunjukkan bahwa mereka adalah penduduk biasa.
Satu urban legend mengenai kerangka tersebut menyatakan bahwa semua orang tewas dengan cara yang persis sama, dengan sebuah benda tumpul pada tengkorak mereka, namun hanya satu penelitian yang mempelajari hal tersebut dan membuat kesimpulan akan hal ini dimana sebenarnya banyak tengkorak yang tidak terdapat kelainan pada kepala mereka atau akibat pukulan benda tumpul yang mengakibatkan kematian.
Kemungkinan satu alasan yang cukup masuk akal adalah mereka para peziarah dalam jumlah besar melewati satu rute yang selalu melakukan perjalanan setiap 12 tahun sekali sebagai pengikut dewi Nanda Devi. Tapi bagaimana dan apa yang menyebabkan kematian mereka? mati akibat beku dan longsoran salju tidak mungkin sebab mereka melakukan ziarah tidak di musim dingin, selain itu danau Roopkund terletak dekat puncak gunung sehingga aman dari longsoran. 
Epidemi, bunuh diri massal, atau mungkin hujan es tidak dapat diabaikan sebagai penyebab kematian mereka, namun yang pasti tulang-tulang rangka manusia tersebut sudah tidak dapat berbicara untuk memberi tahu penyebab kematian mereka.

3. Display rangka Manusia di Biara Capuchin.
Mungkin tempat paling menyeramkan di dunia ini adalah katakombe dari Capuccini, katakombe para mumi di biara Capuchin di Sisilia yang didirikan pada tahun 1631 Saat para biarawan Caphucin merelokasi ribuan tubuh-tubuh para leluhur mereka ke lokasi baru. Biara ini terkenal tidak hanya karena serangkaian kapel yang disusun sebagai seni pada dinding dan langit-langit biara namun juga untuk katakombe nya dimana mumi dipajang dalam berbagai bentuk pelestarian. Ada sekitar 8000 mumi terbagi dalam berbagai kategori, pria, wanita, perawan, anak-anak, pendeta, rahib, kaum profesional yang dipajang. Bahkan banyak dipajang dalam pose seperti manusia hidup, ada yang sedang duduk di kursi, dan memakai pakaian dalam berbagai mode. Teknik pembalseman mereka telah mencapai tahap yang tinggi, dan mencapai puncaknya dimana mereka membalsem tubuh gadis berusia 2 tahun dan meletaknya didalam kaca dan yang mengejutkan tubuhnya utuh seperti manusia hidup.
Pertanyaanya adalah mengapa? mengapa mereka melakukan itu semua? apa tujuan untuk hal yang aneh dan sedikit menyeramkan tersebut? Mungkin juga ada yang menyatakan bahwa hal tersebut menjijikkan, memamerkan? Penjelasan dari biarawan capuchin pun masihlah samar-samar, mayat adalah pengingat akan singkatnya kehidupan, atau link antara kehidupan dengan orang yang mereka cintai. Dan Jawaban resmi yang diberikan oleh Biara Caphucin adalah "Kematian menutup gerbang waktu dan membuka mereka dari keabadian"
Namun tetap saja Biara Caphucin adalah salah satu tempat yang paling jarang didunia dalam menempatkan rangka dan mumi manusia sebagai display.

2. Membersihkan Rangka Manusia di Pekuburan Pomuch
Pekuburan Pomuch terletak dibagian paling utara semenanjung Yucatan, sebuah pekuburan layaknya pekuburan lainnya didunia, kecuali dalam hal apa yang selalu terjadi disana setiap akhir bulan Oktober. Para kerabat si mayat akan membongkar kuburan lalu mengeluarkan mayat dan membersihkan tulang belulang nya, kemudian akan kembali memasukkannya kedalam peti dan dikuburkan kembali.
Ini adalah campuran antara Katolik dan kebudayaan Maya, orang Meksiko yang melakukan ritual ini adalah suku Maya, yang juga berhubungan dengan hari La dia de Los Muertos atau Hari orang mati, Halloween nya orang Meksiko.Dimana mereka percaya bahwa roh orang yang telah meninggal akan kembali dan disambut oleh keluarga mereka, Jiwa anak-anak yang telah meninggal akan kembali pada tanggal 1 November, dan orang dewasa pada tanggal 2 November, Untuk menunjukkan bahwa mereka belum dilupakan, suku Maya akan membersihkan tulang belulang mereka secara menyeluruh dengan penuh penghormatan. Bagi suku Maya praktik ini sama hal nya seperti membantu anggota keluarga mereka mandi, atau memakaikan pakaian untuk anggota keluarga mereka.Dan salah seorang tertua mereka mengatakan "Tidak Ada Yang Harus Ditakutkan Dari Kematian, Hiduplah Yang Harus Kita Takutkan"

1. Tower of Silence Kaum Zoroaster
Zoroaster adalah salah satu agama tertua didunia, masih dianut dibeberapa tempat di India dan di Iran, Sampai saat ini mereka menempatkan tubuh orang yang telah meninggal di Dakhmas, menara keheningan (Tower of Silence). Menara besar terbuat dari batu ini memiliki sebuah jendela luar, didalamnya merupakan platform melingkar yang mengelilingi lubang pusat. Pada Platformnya merupakan tempat aman dari dimangsa hewan, diletakkan tubuh si mayat, tanpa persiapan apapun, dengan kepala menghadap dinding dan kaki menghadap ke lubang pusat.Mereka mengenakan pakaian yang mereka pakai saat kematian menjemput mereka, Tubuh itu akan membusuk dibawah sinar matahari, seolah-olah lusinan orang yang rebah dan mati.
Tubuh-tubuh mayat yang telah terbaring sekitar satu tahun akan disapu kedalam lubang utama, dimana tulang dan cabikan pakaian akan ditumpuk dalam jalinan yang besar, dan dengan bantuan angin dan hujan membuat sisa rangka terendam dan difilter oleh pasir yang lalu akhirnya akan merembes keluar menuju laut.Kadang-kadang untuk sisa tulang yang belum hancur peralatan khusus dimasukkan kedalam Dakhma untuk menyapu bersih dan membersihkan Dakhma tersebut.
Tujuan dari praktik mengerikan ini ada hubungannya dengan tradisi kaum Zoroaster bahwa mayat adalah najis, mereka tidak boleh mencemari bumi atau binatang, jadi mereka harus disimpan ditempat tinggi, dan tertutup dari kontak luar, yang tampaknya merupakan ide aneh mereka tentang kebersihan (Hygiene).
Secara resmi keberadaan Dakhma telah dilarang dan ilegal sejak tahun 1970, namun praktik seperti ini secara tidak resmi tetap dijalankan oleh kaum zoroaster.